Kepergok Warga Hendak Curi Motor, Pelaku Diamakan Polisi

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Jajaran Polres Serang Kota amankan dua orang pelaku pencurian kendaraan roda dua dan satu orang penadah hasil barang curian.

Kedua pelaku tersebut, kepergok warga yang hendak lakukan pecurian di salah satu Distro di wilayah Sumur Pecung Kota Serang.

Bacaan Lainnya

“Kedua tersangka yang masing-masing berperan sebagai eksekutor dan joki dipergoki oleh warga tengah berusaha mengambil salah satu motor yang terparkir dengan kunci leter T. Petugas Kami dari Sabara Polres Serang Kota yang lewat saat lakukan pengamanan obyek vital bershasil menggamankan tersangka,” ujar Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Ivan Adhityra  yang didampingi Kasat Sabaha Polres Serang Kota kepada wartawan, Rabu (03/07/2019).

Salah seorang pelaku, terang ivan, tersangka berinisial (HD) merupakan Residivis dalam kasus yang sama sedangkan tersangka berinisial (AW) yang bereran sebagai Joki menurut pengakuan baru kali ini melakukan dan tertangkap.

“Salah satu tersangka kita lumpuhkan kakinya lantaran melawan saat hendak di tangkap mencoba melarikan diri,” ucap Ivan.

Menurut pengakuan tersangka, lanjut Ivan, sebelum melakukan pencurian, mereka membaca situasi dengan melihat tempat yang akan dijadikan target apabila dalam keadaan sepi, salah satu tersangka turun dan melakukan aksinya, sedangkan tersangka satunya yang bertugas sebagai Joki memantau situasi sekitar.

“Menurut tersangka (HD), dalam aksinya kerap dilakukan di tempat keramaian  parkiran di wilayah Kota Serang dan Cilegon,” jelasnya.

Sementara satu orang yang merupakan Penadah berinisial (TJ) yang menurut pengakuannya sudah beberapa kali menerima barang curian, berhasil di tangkap timreskrim Polres Serang Kota dirumahnya.

“Untuk satu orang penadah yang kita amankan akan diperoses di Polres Cilegon lantaran dari barang bukti yang kita temukan berasal dari wilayah hukum Cilegon,” tukasnya.

Dari lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan satu buah Kunci leter T dan satu buah STNK atas nama pemilik motor yang hendak dicuri oleh pelaku.

“Pasal yang kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.