Kesbangpol Dorong Partisipasi Perempuan Dalam Parpol

  • Whatsapp
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang, Temmy Mulyadi saat membuka kegiatan seminar.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang, Temmy Mulyadi saat membuka kegiatan seminar.

KOTA TANGERANG, (vivabanten.com) – Keterwakilan perempuan dalam kanca poltiik masih minum dan belum mencapai target 30 persen, yang diwajibkan partai politik untuk menyertakan kaum perempuan di parlemen.

Persoalan ketimpangan gender tercermin jelas dalam rendahnya keterwakilan perempuan di struktur lembaga perwakilan Indonesia. Berdasarkan data Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035, dari total 261,9 juta penduduk Indonesia pada 2017, penduduk perempuannya berjumlah 130,3 juta jiwa atau sekitar 49,75 persen dari populasi.

Bacaan Lainnya

Sayangnya, besarnya populasi perempuan tersebut tidak terepresentasi dalam parlemen. Proporsi perempuan di kursi DPR maupun DPRD jauh lebih sedikit bila dibandingkan dengan proporsi laki-laki.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kota Tangerang melalui Kantor Kesbangpol menggelar diskusi dan seminar partisipasi perempuan dalam partai politik (Parpol), Rabu (9/5/2018) di Aula Lt. 3 Gd. Nyimas Melati, Jl. Daan Mogot Kota Tangerang.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang, Temmy Mulyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan program kegiatan Kantor Kesbangpol yang bertugas melaksanakan pembinaan politik, dalam rangka meningkatkan partisipasi, kemampuan, dan peranan perempuan dalam membangun demokrasi.

“Kami berharap dari kegiatan ini partisipasi perempuan dalam partai politik lebih meningkat lagi di Kota Tangerang. Jadi perempuan tidak hanya mengurus rumah tangga saja, tapi aktif dalam setiap proses pembangunan,” ujar Temmy.

Sementara itu Asisten Tata Pemerintahan yang mewakili Walikota Tangerang, H. Ivan Yudhianto, SH mengungkapkan, dalam kegiatan ini keterwakilan perempuan dalam partai politik adalah 30%, secara kuantitas Kota Tangerang memenuhi kriteria.

“Falsafah pancasila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan sila kelima ini perlu didorong pengarustamaan Gender,” jelas Ivan.

Menurut Ivan, dalam pembangunan peran perempuan sangat penting, pihaknya mengimbau kepada perempuan untuk terus meningkat pengetahuan, kemampuan, dan ketrampilan agar peran perempuan dapat lebih di rasakan.

“Tahun ini adalah tahun politik target kami adalah 75% partisipasi, kami minta juga peran Partai Politik untuk dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam hal ini, kaum perempuan untuk bisa ikut aktif dalam partai politik,” ucapnya.

Kegiatan ini diikuti 300 Pengurus Perempuan Partai Politik (PDI-P, Golkar, Demokrat, Gerindra, PKB, PPP, PAN, PKS, PSI, PKPI, Hanura, NasDem, Garuda, Berkarya, Perindo).

Hadir sebagai narasumber Gustiawan, Kabid Fasilitasi Pembinaan Politik Badan Kesbangpol Banten, Dra. Lieska Prasetya, M. Sc Kementerian Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sanusi Pane l, selaku Ketua KPU dan M. Agus Muslim, selaku Ketua Panwaslu.

Dra. Lieska Prasetya, Kementerian Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menuturkan, selama ini perempuan banyak tertinggal, upaya pemerintah mendorong pembangunan perempuan, baik dari sisi kualitas, psikologis, kendala budaya patriarki (dominasi laki-laki) dinilai kurang serius Kehendak Politik Will.

“Keterakilan perempuan dalam legislatif, kalau di Kota Tangerang relatif baik, namun di tempat-tempat lain masih kurang. Upaya pemerintah mengutamakan perempuan dalam kegiatan kegiatan, baik pelatihan dan lainnya,” tambahnya.

Menghadapi Pileg 2019, pihaknya memiliki Grand Desaign, untuk para perempuan dapat eksis menjadi anggota Lesgilatif dengan kualitas yg baik. Bahwasanya perempuan harus dapat menyuarakan suara-suara dan memperjuangkan hak-hak perempuan.

“Kami juga mendorong alternatif dengan NGO dalam perspektif Gender. Sinergitas dalam keluarga, dengan suami, dan harus sadar akan kodrat perempuan. Kemudian harus cerdas menggunakan media sosial serta ketewakilan perempuan dalam partai politik,” tukasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.