Kesbangpol Gencar Lakukan Pembinaan Kampung Bebas Narkoba

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – Indonesia hingga kini masih menyandang status level darurat narkoba. Hal ini tidak lepas dari banyaknya kasus penyalahgunaan narkoba, baik yang sudah terungkap maupun yang belum.

Maraknya penyelundupan narkoba dari berbagai negara akibat Indonesia dianggap sebagai pasar potensial, lantaran jumlah penduduknya lebih dari 250 juta jiwa.

Bacaan Lainnya

Kondisi geografis yang sangat luas dan harga yang begitu mahal di Indonesia, membuat para bandar narkoba jaringan internasional menjadikan tujuan utama dalam perdagangan obat terlarang tersebut.

Untuk mangatasi hal tersebut, Pemerintah Kota Tangerang melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk meminimalisir peredaran dan penggunaan narkotika dan obat terlarang di wilayahnya.

Salah satu program yang sedang digalakkan Kesbangpol yakni menciptakan Kampung Bersinar atau Bersih dari Narkoba. Kali ini, Kesbangpol melakukan pembinaan kepada warga Kelurahan Pasar Baru yang dilaksanakan di Kampung Markisa (Mari Kita Sadar) Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (14/03/2019).

Kegiatan Kasubag TU Kesbangpol, Firdaus yang membuka acara tersebut mangatakan, pihak Kantor Kesbangpol terus melakukan pembinaan untuk memberikan pengetahuan terkait bahaya Narkoba kepada masyarakat. Kegiatan ini bekerjasama dengan Polrestro Tangerang dan BNN Kota Tangerang.

“Kami berhadap melalui kegiatan sosialisasi Kampung Berinar ini masyarakat bisa berperan aktif dalam menangkal peredaran Narkoba di wilayahnya masing-masing. Sehingga mereka bisa mengenali dan cegah peredaran narkoba minimal dalam keluarga sendiri,” ujar Firdaus kepada wartawan disela kegiatan, Kamis (14/03/2019).

Firdaus mencontohkan, ada orang tua tidak mangenali bahwa anaknya pengguna narkoba, tapi karena tidak tahu tentang jenis-jenis Narkoba maka dibiarkan begitu saja, tahu-tahu anak meninggal karena over dosis.

“Kenalinya gerak-gerik anak dan laporkan kepada pihak berwajib jika menemukan peredaran narkoba di wilayah kita masing-masing. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa mengetahui jenis-jenis narkoba,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Ketahanan Bangsa dan Mayarakat pada Kesbangpol, Agung Pujarama menambahkan, pada kegiatan ini pihaknya berupaya menyamakan persepsi antara pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba, karena barang haram ini sudah menjangkit ke semua lapisan masyarakat.

“Kota Tangerang merupakan daerah rawan narkoba. Kota Tangerang merupakan kota yang memiliki Lembaga Pemasyarakatan (LP) terbanyak, belum lagi Bandara Soekarno-Hatta, sehingga menjadi lahan empuk terjadinya transaksi narkoba,” kata Agung.

Agung menambahkan, pertumbuhan pemukiman, apartemen dan hotel menjadikan Kota Tangerang rawan peredaran gelap narkoba.

“Kita harus ketahui bahwa tugas pemberantasan narkoba bukan hanya tanggungjawab pemerintah dan aparat, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua,” ucapnya.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, sambung Agung, tentunya dapat menambah wawasan tentang bahaya narkoba dan bagaimana untuk menjaga lingkungan agar bersih dari narkoba.

“Ayo kita jaga diri kita, keluarga kita dari narkoba. Kalau sudah terkena narkoba tidak bisa disembuhkan, paling pulih, maka dari itu mari jaga bersama,” paparnya.

Lurah Pasar Baru Kecamatan Karawaci, Yudhi Pradana menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi sosialisasi Narkoba yang dilakukan Kesbangpol di Kampung Markisa “Mari Kita Sadar” untuk warga Kelurahan Pasar Baru.

“Alhamdulillah di Kelurahan Pasar Baru ini Insya Allah bebas dari Narkoba. Kami berharap melalui kegiatan sosialisasi ini para RT/RW, agar dapat mengikuti kegiatan Kampung Bersih Narkoba, sehingga bisa mengatahui tentang bahaya dari obat terlarang ini,” ujar Yudhi. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.