Kesultanan Banten Buka Posko Bantuan Gempa Palu Donggala

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten Turut Berdukacita atas Bencana Alam di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah yang terjadi pada Jumat (28/09/2018).

Bacaan Lainnya

Gempa yang berkekuatan 7,7 Skala Richter tersebut disertai dengan datangnya Tsunami yang mengporak-porandakan wilayah Palu dan sekitarnya.

Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Lembaga Pemangku Adat (LPA) Kesultanan Banten menyampaikan duka yang mendalam atas musibah gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Selatan.

“Saya pribadi dan yang mewakili masyarakat Banten, mengucapkan belasungkawa atas bencana yang tejadi di Sulawesi Tengah dan mudah- mudahan diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi musibah yang menimpa,” ujar Ketua Umum LPA Kesultanan Banten KPRB H.Tb.A.Abbas Wasee, Minggu (30/08/2018).

Menurut Abbas, pihaknya juga mengintruksikan langsung kepada seluruh Dzurriyat Kesultanan Banten dan masyarakat Banten khususnya, dimanapun berada untuk melakukan doa bersama.

“Mengajak semua Dzuriat Kesultanan Banten dan seluruh masayarakat Banten, agar mendoakan saudara kita yang berada di Palu dan Donggala, agar diberikan keselamatan, kesehatan dan ketabahan atas musibah yang saat ini terjadi,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal LPA Kesultanan Banten, H.Tb.Amrie Wardhana mengungkapkan, guna meringankan beban dan meringankan kesulitan masayarakat yang tertimba bencana di Palu dan Donggala Sulawesi Selatan pihaknya sudah melakukan kordinasi ke semua unsur yang ada.

“Kita dengan DPW Sulut Forum Dzurriyat Kesultanan Banten membuka Posko Bantuan untuk korban Bencana di Palu dan juga FDKB sudah membuka rekening Bantuan Bencana untuk seluruh Dzurriyat, guna bisa bersama-sama membantu para korban gempa dan tsunami,” tukasnya.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.