Kinerja Lurah Pondok Aren Diprotes Warga

  • Whatsapp

TANGSEL, (vivabanten.com) – Sebagai aparatur pemerintah, seharusnya lurah lebih mengayomi masyarakat dalam pelayanan, bukan malah ikut-ikutan sekelompok orang untuk kepentingan pribadinya.

Seperti yang dilakukan Lurah Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. Bukannya mencegah, malah ikutan oknum anggota DPRD Tangsel dengan membawah massa bikin gaduh di kantor salah seorang pengusaha dengan gaya seperti koboi.

“Sudah banyak anggapan, bila Lurah Pondok Aren ini tidak becus dalam mengurus pelayanan. Selain arogan, lurah ini juga tidak baik attitudenya,  seorang guru tidak pantas menjadi lurah apalagi jabatannya strategis,” ujar salah seorang pengusaha Tangsel, Bima yang merasa kecewa atas sikap koboi Lurah Pondok Aren dihadapan tamu dan mitra kerjanya, Selasa (26/3/2018).

Menurut Bima, pihaknya menganggap proses rekrutmen jabatan Lurah Pondok Aren tersebut tidak benar dan sangat memalukan masyarakat Pondok Aren.

“Kami hanya butuh pelayanan prima, bukan berlaga premanisme apalagi mencoreng dan merugikan masyarakat Tangsel. Pondok Aren ini masyarakatnya sudah cerdas, modern dan religius seperti pesan Walikota dalam motto kota tercinta ini,” kata Bima.

Seharusnya sambung Bima, tupoksi yang dilakukan Lurah Pondok Aren tidak sesuai dengan penerapan sosialisasinya sebagai lurah, bahkan sering kali berulah dan merugikan masyarakat.

“Jika saya laporkan ke pihak berwajib, tentunya lurah terjerat Undang- undang melakukan sikap tidak terpuji dan melanggar Hukum serta Undang-undang pasal 335 KUHP. Kedua pasal 368 KUHP melakukan ancaman dengan kekerasan dan pasal 160 KUHP menghasut masa secara lisan dan tulisan,” ucapnya.

Terpisah Ketua LSM Gempur, Roy Saparudin saat dimintai komentarnya terkait hal tersebut mengungkapkan, dirinya sangat prihatin dengan birokrasi model Lurah Pondok Aren tersebut. Mental pejabatnya buruk, yang betul lurah itu tugasnya memberikan pelayanan prima dan bisa mengayomi maayarakat, bukan malah berlagak premanisme seperti itu.

“Sangat memalukan, jika Lurah Pondok Aren dengan arogannya menemui seorang pengusaha di wilayahnya. Kami minta Walikota Tangsel, Airin Rahmi Diany untuk mencopot jabatan Lurah Pondok Aren,” tegasnya.(diaz/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.