Kinerja Satpol PP Dapat Penghargaan Dari Walikota Tangerang

  • Whatsapp
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah usai memberikan penghargaan kepada anggota Satpol PP. (Foto : Istimewa)
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah usai memberikan penghargaan kepada anggota Satpol PP. (Foto : Istimewa)

 

TANGERANG, (vivabanten.com) – Tujuh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang mendapatkan penghargaan dari Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, atas kinerja mereka yang berhasil menggagalkan tindakan kejahatan begal di kawasan Jalan Imam Bonjol, Karawaci belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah mengatakan, sangat apresiasi kepada seluruh anggota Satpol PP, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang telah menunjukkan semangat sebagai garda terdepan dalam penegakkan peraturan daerah, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman serta perlindungan masyarakat.

Untuk itu Walikota juga meminta agar anggota Satpol PP dan Linmas Kota Tangerang bisa bekerja secara professional dan handal, untuk menegakkan Perda, Keputusan dan Peraturan Walikota Tangerang.

“Saya haturkan rasa bangga dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anggota Satpol PP dan Satlinmas atas pengabdiannya dalam mengemban tugas dan memberikan perlindungan, serta pelayanan yang tulus demi mewujudkan rasa tertib, tentram dan aman kepada masyarakat,” tutur Walikota.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Mumung Nurwana mengungkapkan, aksi heroik yang ditunjukan oleh anggotanya tersebut merupakan salah satu tugas pokok dari Satpol PP yakni menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat, selain penegakkan Perda, Peraturan Walikota dan Keputusan Walikota.

“Ketujuh anggota Satpol PP yang mendapatkan penghargaan dari Walikota Tangerang ini yaitu Alvian, Ervan, Fuad Rahmat, Jamil Muhajirin, Tajus, Umar M.A dan Wahyu Alzabar. Ketujuh anggota ini merupakan anggota Linmas Satpol PP Kota Tangerang,” ujar Mumung.

Kasat Pol PP, Mumung Nurwana bersama anggota berfose usai menerima penghargaan. (Foto : Istimewa)

 

Menurut Mumung, keberhasilan dari anggota Satpol PP yang menggagalkan aksi begal tersebut berawal dari tugas rutin melakukan patroli demi menciptakan keamanan dan kenyamanan pada masyarakat. dalam 24 jam.

Saat patroli melintas di Jalan Imam Bonjol kata Mumung, petugas tidak sengaja melihat ada komplotan begal yang terdiri dari empat orang dengan berboncengan dua sepeda motor sedang menodongkan senjata api ke salah satu pengendara sepeda motor.

“Saat itu salah satu tersangka berteriak dan turun dari motor sambil memukul helm dan menodongkan pistol ke pengendara motor, melihat kejadian tersebut anggota Satpol PP yang sedang melintas langsung berusaha menangkap tersangka,” jelas Mumung.

Dari hasil penangkapan tersebut sambung Mumung, pihaknya berhasil mengamankan satu orang pelaku. Namun tak lama kemudian, seorang teman pelaku datang menyerahkan diri kepada petugas dan kita serahkan kepada petugas Polsek Karawaci, untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Kami sangat mengapresiasi keberanian petugas Linmas Satpol PP Kota Tangerang dalam menghadapi kejahatan di jalanan. Dengan rutin melakukan patroli bisa meminimalisir aksi kejahatan. Hal ini juga mendapat penghargaan dari Walikota Tangerang atas kinerja mereka,” ucapnya.

Menurut Mumung, Satpol PP Kota Tangerang terbagi atas empat bidang yakni bidang ketertiban umum (Tibum), produk hukum daerah (Gakumdu), bimbingan masyarakat (Binmas) dan perlindungan masyarakat (Linmas).

“Saat ini Satpol PP menerapkan tiga shift kerja yakni shift 1 dari pukul 06.00 sampai pukul 14.00 sebanyak 4 peleton atau 80 orang, shift 2 dari pukul 14.00 sampai pukul 22.00 sebanyak 4 pleton dan shift 3 dari pukul 22.00 sampai pukul 06.00 jumlah kekuatan 40 orang dengan tugas pam di Pasar Anyar 20 orang, patroli wilayah 20 orang ,” terang Mumung.

Kasat Pol PP, Mumung Nurwana bersama jajaran saat menertibkan miras. (Foto : Istimewa)

 

Msih menurut Mumung, dirinya menekankan kepada para anggotanya jika menemukan ada hal-hal yang mencurigakan atau kejahatan, anggota diminta segera untuk melapor kepada pihak yang berwajib. “Kami juga sering melakukan patroli gabungan dengan anggota Polisi maupun Kodim,” tukasnya.

Yang menjadi titik fokus patroli anggota Satpol PP Kota Tangerang kata Mumung, yakni jalan-jalan protokol yang dianggap rawan terjadinya kejahatan jalanan pada malam hari yaitu Jalan Benteng Betawi, Jalan Imam Bonjol diantaranya jalan tanah gocap, Jalan M. Toha Pasar Baru dan jalan-jalan protokol lainnya.

“Kami sangat bangga dengan kinerja anggota Satpol PP, yang bekerja tanpa lelah menjaga ketertiban umum, ketentraman masyarakat, perlindungan masyarakat dan mengamankan peraturan Wali Kota, Keputusan Walikota dan penegakkan Perda,” pungkasnya.

Satpol PP Berkomitmen Ciptakan Ketertiban Umum

Sebagai garda terdepan dalam penegakkan Peraturan Daerah, Satpol PP Kota Tangerang dibawah kepemimpinan Mumung Nurwana telah berhasil menciptakan suasana kondusif di tengah-tengah masyarakat.

Menurut Mumung, banyak keberhasilan yang diraih oleh anggota Satpol PP Kota Tangerang dalam penegakkan Perda dalam periode Januari-Juni 2017. Hasil operasi penertiban penegakkan Perda nomor 5 tahun 2012 tentang pembinaan anak jalanan, gelandangan, pengemis dan pengeman sebanyak 72 orang. Kemudian, pihaknya juga telah mengamankan 130 orang PSK, pasangan selingkuh dan pasangan pacaran.

Kasat Pol PP, Mumung Nurwana saat melakukan penertiban Bangli di Kecamatan Benda, Kota Tangerang. (Foto : Istimewa)

“Dari angka tersebut diatas sebanyak 49 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dikirm ke panti rehabilitasi Bekasi, untuk dilakukan pembinaan agar mereka tidak melakukan hal yang sama,” jelas Mumung.

Kemudian lanjut Mumung, dari hasil penegakkan Perda nomor 6 tahun 2011 tentang ketertiban umum (PKL dan Bangli) sedikitnya 1.355 yang telah ditertibkan dan disita Satpol PP Kota Tangerang. Sementara untuk penertiban Perda nomor 7 tahun 2005 tentang pelarangan peredaran dan penjualan minuman beralkohol pihaknya menyita 2.828 miras berbagai merk, baik dalam kemasan botol, kaleng, plastik
derijen dan ember dengan jumlah pelanggan 58 orang.

“Ini adalah wujud komitmen kerja dari Satpol PP Kota Tangerang untuk menciptakan ketertiban umum, perlindungan masyarakat serta ketentraman masyarakat Kota Tangerang pada umumnya,” tukasnya. (ADVERTORIAL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.