DJ Internasional Meriahkan Konser Sensation Jakarta 2018

  • Whatsapp

Konser Sensation Jakarta 2018

TANGSEL, (vivabanten.com) – Mega konser DJ berkelas internasional Sensation bertajuk “The Ocean of White” semalam akhirnya berlangsung cukup meriah. Meski tak se spektakuler gaungnya,  acara yang dirancang sedemikian megah  menghadirkan sederet musicus dance elektronik internasional, seperti Mr. White, Lucas & Steve, Quintino, Ummet Ozcan sampai Dimitri Vegas  dan Like Mike, cukup menghipnotis pengunjung yang memenuhi lebih dari separoh hall ICE BSD City Tangerang, Banten yang berkapasitas 20 ribu pengunjung.

Histeria pengunjung tidak terlepas dari kreasi Sang Promotor ID&T Amsterdam bersama Maxima Production (media partner di Indonesia) yang juga mengahdirkan sosok pemandu acara legendaris MC. Gee. Tak pelak, penonton yang ber dress code serba putih, seakan dibawa menuju pada sensasi suasana seperti menyelam dalam dunia air yang penuh dengan misteri.

Sayangnya, dibalik megah konser dengan bandrol tiket termurah Rp. 850 ribu yang dikemas sepektakuler tersebut, gelaran Sensation Jakarta 2018 tersebut dibayangi oleh noda hitam dengan hadirnya puluhan pekerja stage panggung, sound & lightingi ilegal yang sengaja didatangkan dari Singapura oleh pihak penyelenggara.

Fakta keberadaan pekerja ilegal di depan mata sontak membuat lembaga terkait keberadaan orang asing merasa kecolongan dan seperti dibuat terkejut. Baik oleh pihak Pengawasan Orang Asing (POA) Polda Metro Jaya dan Pihak Bidang Penindakan dan Pencegahan Kemenkumham RI.

Saat dikonfirmasi, Kasie  Bidang Penindakan dan Pencegahan Kantor Kemenkumham Wilyaha Tangerang, Asmi, membenarkan hal tersebut. Untuk itu Asmi mengajak keruangannya untuk melihat data yang ada di meja kerjanya. Ia tidak menampik bahwa belum ada data visa pekerja asing untuk stage panggung dalam mega konser berkelas internasional tersebut yang bekerja secara ilegal.

“Terimakasih atas laporannya, kami belum tahu perihal puluhan pekerja panggung ilegal tersebut dan akan segera kami cek ke pimpinan di pusat,” kata Asmi yang berjanji akan segera turun kelapangan untuk menindaklanjuti adanya pekerja asing ilegal diwilayah kerjanya tersebut, saat ditemui dikantornya pada Sabtu siang. (10/2/2018). (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.