KPK Mediasi Pembahasan Aset Bandara Antara Pemkot dan Pemkab Tangerang

  • Whatsapp

TANGERANG (vivabanten.com) – Rapat pembahasan pemanfaatan asset Bandara Soekarno-Hatta antara Pemkab Tangerang dengan Pemkot Tangerang tak kunjung selesai. Hal tersebut, membuat tim Koordinator Wilayah II Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan untuk melakukan mediasi.
Rapat tertutup yang digelar di Auditorium kantor Angkasa Pura II Soekarno-Hatta Tangerang, Selasa (03/11) dihadir Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Kakorwil KPK wilayah II Asep Rahmat Swanda, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Walikota Tangerang Arief R wismansyah.
Kakorwil KPK wilayah II Asep Rahmat Swanda mengatakan, pertemuan tersebut membahas penataan dan pemanfaatan aset milik Bandara Soekarno Hatta oleh Pemkab Tangerang dan Pemkot Tangerang.
Menurut Asep, pertemuan ini merupakan optimalisasi aset tanah milik PT. AP II yang dimanfaatkan oleh pemda Kota maupun Kabupaten Tangerang.
“Ini merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan, dan saya yakin kami punya ekspektasi yang besar terhadap permasalahan ini bisa terselesaikan dengan baik. dan oleh karena itu pertemuan ini akan sering kita lakukan untuk menuntaskannya,” ujar Asep kepada wartawan.


Asep berharap, dengan kehadiran semua pemangku kepentingan bisa menghasilkan kebijakan yang nanti bisa lebih dibahas secara detail, dan menyelesaikan permasalahan yang ada.
Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pihkanya juga meminta masterplan dan grand design bandara untuk kedepannya, karena untuk tataruang agar tidak bentrok dan sesuai dengan masterplan bandara dan agar selaras.
“Kami butuh sekali masterplannya itu, perlu diperjelas dan dipertegas, agar pembangunannya bisa selaras dan semoga pembahasan selanjutnya bisa lebih ke teknis dan rinci agar permasalahan ini bisa segera tuntas,” kata Zaki..
Hal senada diungkapkan Walikota Tangerang Arif R Wismansyah. Menurut Arief, dengan opsi-opsi yang ditawarkan oleh AP II dirinya berharap kalau persoalan tersebut bisa cepat selesai tanpa berkepanjangan dan menuntaskan permasalahan yang sudah bertahun-tahun tak kunjung selesai.
“Karena bagaimanapun juga permasalahan aset ini harus kita segera selesaikan,” tandas Arief.
Presiden Direktur AP II, Muhamad awaludin mengungkapkan, terkait masalah optimalisasi aset tanah milik PT. AP II yang dimanfaatkan oleh pemda kota maupun Kab. Tangerang, ini adalah momen yang penting agar permasalahan ini bisa terselesaikan karena proses ini sudah cukup lama.
“kita sama-sama cari solusinya di pertemuan ini, dan pembahasan ini saya rasa akan terus berlanjut untuk menuntaskan masalah ini, kita mencari mekanisme yang tepat sesuai dengan peraturan,” tukasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.