KPU MoU Dengan Kejari dan Disdukcapil

  • Whatsapp
Ketua KPUD Kota Tangerang, Sanusi bersama Kejari dan Disdukcapil saat melakukan MoU. (Foto : usdo/vivabanten.com)
Ketua KPUD Kota Tangerang, Sanusi bersama Kejari dan Disdukcapil saat melakukan MoU. (Foto : usdo/vivabanten.com)

TANGERANG, (vivabanten.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang dalam pelaksanaan tahapan Pilkada Kota Tangerang 2018, bersama-sama melakukan MoU dengan Kejari dan Disdukcapil Kota Tangerang di Days Hotel and Suites Jakarta Airport Jalan Pembangunan 3 No. 17 Kota Tangerang, Jumat (22/9/2017).

Kegiatan MoU tersebut bertujuan untuk mempermudah akses data penduduk dan untuk meminimalisir ketidakakuratan data pemilih.

Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi mengatakan pihaknya mengaku bahwa kerjasama ini merupakan kali pertama dalam pelaksanaan tahapan Pilkada Kota Tangerang 2018.

“Kami baru melakukan kerjasama dengan Kejari dan Disdukcapil baru pertama kali, hal ini bertujuan untuk mudah akses data penduduk dan meminimalisir ketidakakuratan data pemilih,” ujar Sanusi.

Kejari Tangerang, Edyward Kaban mengungkapkan, pihaknya selaku penegak hukum bekerjasama hanya menyangkut masalah pidana umum dan khusus wewenang mengenai TUN.

“Kami hanya mewakili pihak pemerintah, bukan untuk swasta. Rangkaian Pilkada ini penuh dengan proses, kami sangat mendukung KPU dan Disdukcapil dapat bekerjasama dan berkoordinasi,” ucapnya.

Menurut Kejari, dirinya berharap KPU dalam kegiatannya dapat dipertanggungjawabkan anggarannya. “Kami dapat mewakili KPU dan Disdukcapil apabila ada gugatan dari salah satu calon di MK. Tanpa ada permintaan kuasa khusus, kami tidak bisa,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang, Erlan Rusnarlan menjelaskan, MoU tersebut untuk mengefektifkan dalam pemanfaatan nomor induk kependudukan, pemanfaatan data kependudukan dan E-KTP.

“Penduduk Kota Tangerang tiap tahun bertambah. Data penduduk sampai bulan Agustus 2017 yaitu 2.015.095 jiwa,” tuturnya.

Menurut Erlan, pada pengalaman Pilgub lalu surat keterangan (Suket) bisa dilipat gandakan. Padahal tidak bisa dan diharapkan KPU bisa mensosialisasikan kepada publik. “Pada Pilkada ini untuk KPU, kami sudah menyiapkan aplikasi dan modul untuk bisa digunakan,” tukasnya.

Dalam kegiatan MoU tersebut, turut dihadiri KPU Kota Tangerang Sanusi beserta jajaran, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Dedi Cahyadi Wijaya, Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Edyward Kaban beserta jajaran, Kadis Dukcapil Kota Tangerang, Erlan Rusnarlan beserta jajaran, anggota Panwaslu Kota Tangerang, Heri Handani dan Rosid, serta perwakilan parpol. (usdo/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.