LMP Lebak Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten.com) –
Untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa anggota Laskar Merah Putih (LMP) Lebak menggelar buka.puasa bersama (bukber) dan santunan anak yatim, serta kaum dhuafa di Sekretariat MAC Cipanas, Minggu, (10/06/2018). Diacara tersebut, turut hadir perwakilan pengurus Markas Anak Cabang (MAC) anggota LMP se-Kabupaten Lebak.

Bacaan Lainnya

Acara ini merupakan kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan secara nasional yang merupakan imbauan Mabes Pusat LMP.

Ketua Umum LMP Kabupaten Lebak, Ridwanullah mengatakan, kehadiran Ormas ditengah masyarakat haruslah bermanfaat baik bagi pengurusnya maupun masyarakat.

“Ya menurut kami ormas adalah bagian dari unsur masyarakat yang mempunyai payung Hukum serta diakui Negara,” ujarnya.

Menurut Ridwan, dirinya bersyukur berkat dukungan dari berbagai pihak acara bukber santunan anak yatim tersebut sukses diselenggarakan.

“Alhamdulillah, acara ini bisa terselenggara dengan lancar berkat dukungan dari semua pihak, baik anggota maupun para pengusaha yang berjiwa sosial,” ucapnya.

Masih kata Ridwan, kegiatan ini dilaksanakan didua titik, selain di tempat ini, akan dilaksanakan lagi di Kampung Cileungsir, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung,” tukasnya.

Ridwan berharap, LMP ini bisa lebih besar lagi, lebih mandiri dan bermanfaat bagi anggota maupun orang lain/masyarakat, negara, bangsa dan agama serta menjadi pionir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Sebab sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang maslahat, bermanfaat untuk dirinya dan juga orang lain,” pungkasnya.

Hal senada dikatakan, Sekretaris Jendral LMP Marcab Lebak, Badru Munir mengungkapkan, dirinya merasa dibesarkan oleh LMP, diberikan jaringan dan nilai lebih. Oleh karena itu, ia akan memberikan timbal balik dengan peduli akan lingkungan sosial dan masyarakat sekitar.

“Kami selaku anggota Laskar Merah Putih mengedepankan dan menjalankan visi misi 4 Pilar Wawasan Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal ika dan Menjaga Kedaulata Keutuhan NKRI, Harga Mati,” pungkasnya. (bak/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.