Mabes Polri dan BNN Musnahkan 1.4 Ton Shabu

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – Sebanyak 1.4 ton shabu yang merupakan barang bukti dimusnahkan, pemusnahan ini sebagai bagian dari rangkaian proses penyidikan yang berhasil disita oleh pihak Kepolisian dan BNN, Selasa (15/08/2017).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini adalah bentuk keseriusan pihak Kepolisian dalam menumbukan kepercayaan masyarakat dan sebagai bukti keseriusan Polri dan BNN dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Direktur Narkoba Polri, Brigjen Pol. Eko Daniyanto mengatakan, kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut adalah sebagai bentuk dari rangkaian proses penyidikan yang berhasil disita oleh pihak Kepolisian dan BNN.

“Pemusnahan ini juga sebagai bentuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia dan kegiatan ini dilakukan serentak diseluruh Polda yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Selama kurun waktu dari bulan Januari hingga Juli 2017 Polri dan BNN berhasil menyita barang bukti narkoba berupa Ganja sebanyak 73.1 Ton, Shabu 1.771 Ton, Ekstasi 1.901.834 butir, Heroin 189.97 Gram, Kokain 7.64 Gram dan Happy Five (H.5) sebanyak 55.146 butir. Seluruh barang bukti tersebut dimusnahkan sekaligus dengan cara dibakar.

Kepala Badan Nerkotika Nasional (BNN), Budi Waseso menjelaskan, ini merupakan suatu wujud nyata kerja kita semua, permasalahan narkotika ini tidak hanya tugas BNN dan Polisi, tetapi juga membutuhkan bantuan dari setiap elemen masyarakat.

“Jenis baru yang kita temukan adalah bagian dari 800 jenis baru yg ada di dunia, negara kita adalah pangsa pasar terbesar dari narkotika,” ujar Buwas sapaan akrab Budi Waseso.

Upaya anggota Kepolisian dan Petugas BNN sangat diapresiasi Buwas. Menurut Buwas tanggungjawab pemberantasan Narkoba tidak hanya tugas aparat dan instansi terkait, masyarakat juga harus ikut berperan aktif dalam proses ini.

“Saya berharap kepada penggiat narkoba, ini bukanlah ceremonial dan bukan hanya sekedar prihatin tetapi harus dengan tindakan yang nyata, saya berharap keapada semuanya agar terus memberantas narkoba,” tukasnya. (usdo/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.