Mahasiswa Desak Tutup Galian C di Pancur

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Lingkungan Kota (Mahapelita) Kota Serang Geruduk Kantor Wali Kota Serang, Senin (14/01/2019).

Kedatangan mereka tidak lain untuk meminta kepada Wali Kota Serang, Syafrudin agar menutup Galian C yang diduga ilegal di Lingkungan Pancur, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan Kota Serang.

Bacaan Lainnya

“Kami meminta kepada Wali Kota Serang, Pak Syafrudin untuk menutup Galian C yang ilegal itu karena berdampak pada kerusakan lingkungan dan merugikan masyarakat, di sana” kata Koordinator Aksi, Samsul Bahri dalam orasinya.

Ia menjelaskan, berdasarkan Perda Kota Serang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Serang Tahun 2010-2030, wilayah tersebut merupakan kawasan hutan rakyat yang harus dijaga.

“Kami hanya mengingatkan kepada pemangku kebijakan di Kota Serang untuk bersama-sama bergerak dan menjaga hutan rakyat dan hutan kita semua,” jelasnya.

Ia menuturkan, pihaknya menduga Galian C yang dikelola oleh yayasan tersebut adalah ilegal, lantaran izin yang diberikan untuk pembangunan pondok pesantren, bukan galian C.

“Tapi nyatanya sampai hari ini, aktifitas di galian itu masih berlangsung, padahal sebelumnya, dari pihak kelurahan sudah meminta agar proses galian ditutup sementara,” tuturnya.

Selain itu, ia juga menegaskan, aksi tersebut bukan untuk terakhir kalinya, sebab jika Galian C belum ditutup, pihaknya akan kembali mendatangi Kantor Wali Kota Serang dengan jumlah massa yang lebih banyak.

“Kita tetap komitmen untuk menjaga lingkungan kami, jika aspirasi ini diabaikan, kami akan bawa massa yang lebih banyak ke sini,” pungkasnya.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.