Mahasiswa K3 Unis Dituntut Kritis

  • Whatsapp
Para mahasiswa Unis saat penutupan K3.
Para mahasiswa Unis saat penutupan K3.

TANGERANG (vivabanten.com) – Kuliah Kerja Kemasyarakatan (KKK) yang sedang dijalankan oleh seluruh mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf (Unis) Kota Tangerang dituntut untuk kritis terhadap persoalan lingkungan yang ada dimasyarakat, Jum’at (11/08/17).

Untuk itu seluruh mahasiswa semester VI yang sedang mengadakan kegiatan KKK harus lebih kreatif, inspiratif dan inovatif terlebih kegiatan KKK ini adalah sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat.

Bacaan Lainnya

Vina Septiana Windyasari, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mengatakan, tema dari KKK sekarang ini lebih ke tematik, tematik itu lebih mengarah apa yg sangat dibutuhkan kelurahan.

“Apa kelurahan yang sangat dibutuhkan kelurahan kita bantu, kita explore dan kita sekaligus menggali potensi dari setiap mahasiswa,” ujarnya.

Lalu pada kesempatan ini mahasiswa KKK Unis mengadakan kegiatan Lokakarya yang bertempat di Kecamatan Benda, Kota Tangerang berikut pula pemaparan hasil kegiatan mahasiswa selama kegiatan KKK berlangsung yakni diantaranya, kegiatan pendidikan, kegiatan keagamaan, sosialisasi dan penyuluhan tentang hukum, lingkungan, ekonomi, teknologi dan lain-lain.

Vina selaku DPL KkK Unis menjelaskan, karena masing-masing kelurahan memiliki daerah krusial dalam artian harus dibenahi baik dari warganya pemerintah daerahnya, Rt Rw dan kelurahan.

“Salah satu kendala utamanya adalah maindset dari masyarakat yang belum mengerti, terlebih sebagian masyarakat belum mengerti sepenuhnya tentang kebersihan karena yang akan berdampak adalah masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

Pada pemaparan itu juga diungkapkan beberapa temuan hasil mahasiswa yaitu salah satu diantaranya tidak terdapatnya sekolahan negeri di kecamatan benda.

Aditya mahasiswa KKK Unis mengungkapkan, dirinya membuat sejumlah program-program unggulan yang dirasa sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Beberapa program nya adalah English Fun, kerja bakti dan memberikan tong sampah serta memberika penyuluhan ke warga terhadap penting nya kebersihan dan pendidikan” ucap Aditya.

Aditya melanjutkan, ini adalah hari terkahir setelah selama 3 minggu dirinya bersama teman-teman mengadakan kegiatan KKK.

“Disini kami membuat Lokakarya untuk menunjukan hasil karya temen-twlemen mahasiswa dan bazar untuk masyarakat serta hiburan panggung musik,” pungjasnya. (usdo/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.