Nunggak, Petugas Samsat Satroni Rumah Wajib Pajak

  • Whatsapp
Samsat pandeglang
Tati Maryati, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Samsat Pandeglang.

Pandeglang (VB),- Tahun 2020 ini Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) akan menerapkan ‘Samsat Bertandang’ bagi penunggak wajib pajak kendaraan yang tidak taat bayar pajak.

Demikian diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Samsat Pandeglang, Tati Maryati saat ditemui diruang kerjanya, pekan lalu.

Menurut Tati, langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk menekan rendahnya angka kesadaran wajib pajak.
“Samsat Bertandang adalah program pendataan, penagihan dan pemutahiran data wajib pajak,” ujar Tati kepada wartawan.

Berdasarkan data yang dihimpun, Samsat Pandeglang sudah mendata ribuan kendaraan yang wajib pajak.
“Dari data-data yang kita miliki tercatat ada sekitar 125 ribu unit kendaraan yang wajib pajak,” jelasnya.

Tati menambahkan, pihaknya datangi kerumah-rumah atau door to door, untuk dilakukan pendataan dan selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan penagihan.

“Kendalanya yang kita datangi kalau di daerah terpencil itu belum ada uangnya, menurut saya belum ada kesadaran dari masyarakat tadi untuk membayar pajak,” ucapnya.

Masih menurut Tati, meskipun jarak jauh pihaknya sudah berupaya untuk melakukan pendataan, bahkan petugasnya sudah jemput bola hanya saja wajib pajaknya yang belum memiliki kesadaran untuk membayar pajak.

“Tidak ada alasan bagi si penunggak wajib pajak untuk tidak membayar pajak, karena sekarang pembayaran lebih mudah bisa bayar di Indomart, Alfamart, melalui Pos juga bisa,” tukasnya.

“Untuk target pajak di tahun 2020 ini sebesar Rp171 miliyar, sementara di tahun 2019 targetnya 140 miliyar, berarti ada kenaikan 31 miliyar di tahun 2020 ini. Dan baru terealisasi di bulan Januari sebanyak 12 miliyar atau 7,0%,” pungkasnya. (tot/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.