Orator Banten Gruduk KPU Lebak, Minta Bekerja Profesional

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten) – Belasan masyarakat yang tergabung kedalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Orator Banten melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak di Jalan Abdi Negara nomor 8, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Jumat, (1/03/2019).

Kedatangan massa yang dikomandoi Agustian ini mendesak komisioner KPU Lebak untuk bekerja profesional meskipun saat ini kisruh rekrutmen komisioner tengah dalam proses persidangan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Bacaan Lainnya

“Kita kembali turun ke jalan untuk menolak keputusan KPU RI yang telah melakukan anulir sepihak. Ini masih tidak masuk akal dan pekan depan persoalan tersebut sudah mulai masuk tahap persidangan di DKPP,” teriak Agus.

Menurut Agus, selama proses persidangan dan penyelesaian yang berlangsung di DKPP massa juga mendesak komisioner yang saat ini sudah dilantik untuk bekerja profesional. Desakan massa dituangkan dalam fakta integritas yang sudah dibuat peserta aksi unjuk rasa.

“Disini kita bawa fakta Integritas agar KPU mau bekerja profesional, bilamana ada sedikit saja kesalahan kita bisa mengkoreksi dan berhak melaporkannya baik itu pidana maupun non pidana,” tuturnya.

Agus mengaku akan menghormati segala keputusan yang telah dikeluarkan DKPP dikemudian hari.

“Apapun nanti hasilnya kita akan hormati yang pasti komisioner harus bekerja profesional,” tegasnya.

Sementara Ketua KPU Lebak Ni’matullah yang menemui demonstran mengaku siap bekerja profesional dan mengikuti hasil dari keputusan DKPP RI.

“Kita siap bekerja profesional untuk hasilnya di DKPP kita ikuti itu,” ucapnya.

Pantauan dilapangan, Komisioner KPU Lebak siap bekerja profesional setelah berani menandatangani Fakta Integritas yang disodorkan massa aksi unjuk rasa.(akw/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.