Panwascam Cilograng Lantik 63 PTPS

  • Whatsapp
Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Cilograng saat melantik 63 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara.
Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Cilograng saat melantik 63 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara.

LEBAK (vivabanten.com),- Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Cilograng melantik 63 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dan sekaligus menggelar bintek tehadap 73 orang Penghitung Suara (Tungsura) pada Pilbup tahun 2018 ini.

“Pelantikan dan bintek ini untuk mensukseskan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas bermartabat dan mandiri bersama bawaslu kita tegakan keadilan pemilu. Melalui bimbingam teknis ini mudah-mudahan, para PTPS se-kecamatan Cilograng paham tugas dan fungsi pengawasan di TPS, serta mengerti tata cara pungut hitung surat suara,” kata Hilah Fatahilah Ketua Panwascam Cilograng, Kamis (7/6/2018).

Bacaan Lainnya

Menurut Hilah, dirinya berharap, pihak Panwaslu Cilograng  sesuai dengan tupoksinya yakni mengawasi bukan hanya menonton, tetapi menggunakan kewenangannya sesuai dengan aturan undang-undang.

“Dimulai dari tahapan awal sampai akhir penyelenggaraan. Pra Pilkada sampai pasca Pilkada,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Cilograng, Edi Sunaedi mengucapkan selamat bertugas kepada para peserta yang telah dilantik.

“Tak lupa juga saya ucapkan selamat kepada panwaslu Kecamatan Cilograng yang telah mengawal dan mengawasi tahapan penyelenggaraan pemilukada Kabupaten Lebak. Dapat melaksanakan pengawasan  yang terrib, terkendali dan damai,” ujar Edi.

Edi mengimbau, bagu para PNS serra ASN se Kecamatan Cilograng agae menjaga netralitas. “Demi terciptanya cipta kondisi pemilukada yang damai,” katanya.

Kapolsek Cilograng, AKP Suparwono, mengatakan bagi para panwas, agar menggunakan kewenangan pengawasan bersama tugas keamanan yakni polisi wilkum Cilograng.

“Dengan cara menjalin kerjasama antara panwas dan kepolisian demi pemilu damai dan berintergritas,” ujarnya.

“Bekerja secara profesional. Lakukan pengawasan dengan upaya pencegaha atau upaya preventif dalam setiap potensi pelanggaran dan ciptakan demokrasi yang damai, serta wajib membantu dalam pencapaian tingkat partisipasi dalam pilkada,” pungkas Kapolsek.(deni/kho/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.