PDAM TB Suplai Air Ke Bandara 270 Liter Perdetik

  • Whatsapp
Direktur Utama PDAM TB Kota Tangerang acara Coffee Morning di Allium Hotel Tangerang.
Direktur Utama PDAM TB Kota Tangerang acara Coffee Morning di Allium Hotel Tangerang.

TANGERANG, (vivabanten.com) – Jumlah penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta meningkat setiap tahunnya. Di tahun 2017 saja, sebanyak 63 juta penumpang datang dan pergi dari bandara terbesar di Indonesia itu.

Dengan meningkatnya jumlah penumpang tersebut, kebutuhan akan air bersih juga tentunya semakin meningkat. Saat ini 125 liter per detik air bersih mengalir ke Bandara Soetta.

Bacaan Lainnya

Air bersih tersebut diperoleh dari Sungai Cisadane. Yang sebelumnya diolah oleh PDAM Tirta Kertaraharja dan PDAM Tirta Benteng.

Direktur Utama PDAM Tirta Benteng, Sumarya mengatakan, tahun 2022 air bersih ke Bandara Soetta akan disuplai 16.200 liter per jam.

“Saat ini sebanyak 105 liter per detik kami suplai ke Bandara Soekarno-Hatta. Pada tahun 2022 atau 2023, kami dapat menyuplai 230 liter per detik. Ini sudah kita perhitungkan,” kata Sumarya dalam acara Coffee Morning di Allium Hotel Tangerang, Selasa (20/3/2018).

Perusahaan milik Pemerintah Tangerang itu juga sudah melakukan sejumlah inventasi. Salah satunya melakukan pemasangan pipa dengan ukuran 560 mm.

“Karena air bersih ke Bandara Soekarno-Hatta nantinya masuk ke pesawat, tentunya kami selalu menjaga kualitas air bersih. Dan kami sudah diinvestasikan pipa yang lebih besar ke Bandara Soetta,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Airport Maintenance Bandara Soetta, Fahroji menjelaskan, kebutuhan akan air bersih terus meningkat. Hal ini seiring bertambahnya terminal dan jumlah pengguna jasa Bandara Soetta.

“Kita juga mempersiapkan peningkatan air bersih di Bandara Soetta. Air bersih dari PDAM tersebut ditampung pada 4 unit tangki yang berkapasitas 16.000m³, dan didistribusikan ke seluruh area Bandara Soetta,” tukasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, pada tahun 2016 rata-rata pemakaian per hari sebanyak 10.000 m³. Sementara pada tahun 2017 pemakaian air bersih perhari mencapai 11. 535 m³ atau 113,52 liter per detik.

“Tahun (2018) ini, pada bulan Januari dan Februari lalu, rata-rata pemakaian air bersih per harinya mencapai 12.721 m³ atau 147,24 liter per detik,” beber Fahroji.

Tingginya pemakaian air bersih di Bandara Soetta, PT Angkasa Pura II mengambil langkah penghematan. Diantaranya, recycling atau treatment air hujan untuk digunakan flushing toilet Terminal 3.

“Untuk menghemat air bersih, kami juga menggunakan sensor pada semua kran toilet. Air yang digunakan untuk menyiram tanaman diambil dari danau yang ada di Bandara Soekarno-Hatta,” pungkasnya. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.