PDAM TKR Kabupaten Tangerang Kembali Gelar Konsultasi Publik Amdal di Zona A

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – GUNA mengejar target 60 persen pendudukan Kabupaten Tangerang, untuk mendapatkan pelayanan air bersih sesuai dengan RPJMD Bupati Tangerang, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja (TKR) terus melakukan pengembangan sambungan langganan.

Untuk memenuhi capain tersebut, PDAM TKR Kabupaten Tangerang pada tahun 2019 ini menargetkan sambungan pelanggan baru sebesar 31.000 pemasangan baru.

Bacaan Lainnya

Agar pemasangan baru tersebut bisa segera terealisasikan, kini perusahaan plat merah milik Pemkab Tangerang ini sedang konsen menggelar Konsultasi Publik dalam rangka Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) di beberapa zona seperti Zona B meliputi 37 desa dan kelurahan yang ada di tiga kecamatan yakni, Kecamatan Kosambi, Teluknaga dan Pakuhaji.

Kali ini giliran zona A mencakup 4 kecamatan di Kabupaten Tangerang yakni Kecamatan Kelapa Dua, Legok, Pagedangan dan Curug, ditambah 3 kecamatan di Kota Tangerang yakni Kecamatan Tangerang, Karawaci dan Cibodas.

Kegiatan tersebut, digelar di Aula Kecamatan Curug, Rabu (13/03/2019) sebagai salah-satu langkah PDAM TKR untuk mengembangkan penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah pelayanan.

Direktur PDAM TKR H. Rusdy Machmud mengataka, di tahun 2019 ini pihaknya memiliki rencana meningkatkan jumlah pelanggan sebanyak 31.000 pemasangan baru  untuk masyarakat  di Kabupaten Tangerang

“Sesuai arahan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat. Dan di tahun 2019 ini, kami menargetkan 31.000 pelanggan baru  yang tersebar diberbagai wilayah Kabupaten Tangerang,” ujar Rusdy Machmud kepada wartawan.

Menurut Rusdy, setelah pihaknya memulai pembangunan untuk meningkatkan kapasitas pengelolahan IPA di beberapa lokasi tentunya harus diiringi dengan penambahan jaringan perpipaan, agar air bersih yang dihasilkan tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Dalam proses pembangunan IPA termasuk penambahan jaringannya tentunya masyarakat akan terdampak. Untuk meminimalisir dampak negatif yang akan terjadi makanya kami menggelar Konsultasi Publik Amdal ini,” jelas Rusdy.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas PDAM TKR Kabupaten Tangerang,  H. Samsudin Sidik menambahkan, selain sebagai tahapan yang wajib dilakukan sesuai aturan yang berlaku, kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka Amdal ini juga sebagai sarana untuk mengumpulkan masukan-masukan dari beragai unsur masyarakat seperti kecamatan, kelurahan, kepolisian, TNI serta berbagai pihak lainnya terkait pelaksanaan SPAM.

Dan untuk kali ini, Konsultasi Publik Amdal  dilakukan di Zona A yang mencakup 4 kecamatan di Kabupaten Tangerang yakni Kecamatan Kelapa Dua, Legok, Pagedangan dan Curug ditambah 3 kecamatan di Kota Tangerang yakni Kecamatan Tangerang, Karawaci dan Cibodas.

 “Konsultasi publik publik di SPAM Zona A yang meliputi di 4 kecamatan yakni Kecamatan Kelapa Dua, Legok, Pagedangan, serta Curug, ditambah 3 kecamatan di Kota Tangerang yakni Kecamatan Tangerang, Karawaci dan Cibodas ” jelas Samsudin.

Dalam kesempatan itu juga Samsudin berharap, agar masyarakat serta pihak-pihak terkait lainnya khususnya mereka yang terdampak memberikan dukungan dan pengertiannya terkait rencana PDAM TKR untuk mengembangkan penyenggaraan SPAM ini. Karena setelah terbangunnya jaringan nanti maka akan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan air bersih. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.