Pemkab Lebak akan Bangun 26 Jembatan Gantung melalui CSR

  • Whatsapp
Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya saat memimpin rapat terbatas penanganan jembatan gantung.

LEBAK, (vivabanten.com) – Pasca banjir bandang dan tanah longsong, meninggalkan banyak jembatan rusak, sarana penghubung antar wilayah tersebut harus segera dibangun untuk aktivitas masyarakat.
Untuk segera mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Lebak menggelar rapat koordinasi terkait penanganan jembatan gantung yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Rapat tersebut, dipimpin langsung oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, di ruang rapat terbatas Setda Lebak, Rabu (22/01/2020).
Bupati Lebak, Iti Octavia mengatakan, terdapat 26 jembatan gantung yang terdampak bencana rusak, namun 8 diantaranya merupakan wilayah yang termasuk dalam genangan waduk karian.
“Rakor membahas tentang kesepakatan lokasi pembangunan jembatan gantung terdampak bencana, yang akan ditangani oleh beberapa CSR siap membantu,” ujar Iti kepada wartawan.
Iti menjelaskan, pihaknya mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada CSR, BBPJN dan seluruh elemen yang telah membantu Kabupaten Lebak.
“Saya atas nama Pemkab Lebak mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua CSR dan dari Balai juga yang telah membantu kami, semoga dalam pelaksanaannya berjalan dengan lancar tidak ada hambatan apapun dan diberikan balasan yang berlipat ganda serta menjadi ladang ibadah bagi para CSR yang telah membantu kami,” ucapnya.
Iti berharap seluruh elemen masyarakat bersinergi bersama dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut agar tetap kondusif.
Sementara itu Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI (BBPJN VI) Hari Suko Setiono yang hadir dalam rapat tersebut mengatakan, pihaknya siap mengambil alih semua jembatan gantung terdampak musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang belum ditangani oleh CSR di Kabupaten Lebak.
“Kami sudah melakukan inventarisasi dan juga survei, dari 26 jembatan ini 8 diantaranya masuk kedalam genangan waduk karian, kemudian 5 jembatan gantung sudah disepakati ditangani CSR, maka sisanya ada 13 jembatan lagi, dan ini semuanya akan kami rehab, akan kami yang tangani ini semua,” pungkasnya. (kho/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.