Pemkab Lebak Berlakukan PPKM Skala Mikro dan Perda AKB

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten.com) – Pemkab Lebak memilih untuk tidak menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun lebih memilih penerapan PPKM Skala Mikro dan Perda AKB.
“PSBB tidak diperpanjang. Masa PSBB diberlakukan ada masa berlakunya,” ujar Asda I Pemkab Lebak, Alkadri kepada wartawan, Selasa (23/03/2021).
Asda I mengatakan, masa PSBB di Kabupaten Lebak terhitung tanggal 18 Februari sampai 19 Maret 2021.
“Nah berhubung masa pemberlakuan PSBB yang kemarin itu sudah berakhir tanggal 19 Maret kemarin. Maka, Pemkab Lebak tidak memperpanjangnya lagi,” katanya.
Alasannya, kata Alkadri, karena berdasarkan hasil evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banten kondisi di Kabupaten Lebak sudah masuk zona kuning (resiko rendah). Selain itu, di saat yang sama kita juga sedang memberlakukan PPKM Skala Mikro.
“Jadi, setelah melakukan evaluasi, kami akan memfokuskan pada pelaksanaan PPKM Skala Mikro dan Perda AKB,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama mengatakan, PSBB tidak akan diperpanjang lagi.
“Iya rencananya begitu, Pemkab Lebak akan menerapkan PPKM Skala Mikro dan Perda AKB. Draft revisi dan Intruksi Bupati dan SK sedang berproses di bagian hukum, secara hukum, PSBB kan habis tanggal 19 kemarin,” katanya.
Pengelola Obyek Wisata Pantai Bagedur Kecamatan Malingping, Mumu Mahfudin menyambut baik dan mendukung Pemkab Lebak yang tidak lagi memperpanjang PSBB.
“Ya itu harapan kami PSBB tidak diperpanjang dan kembali ke AKB. Karena dengan begitu destinasi wisata bisa dibuka lagi,” tandasnya. (*/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.