Pemkot Bersama BNSP Gelar Uji Kompetensi Penggiat Kampung Tematik

  • Whatsapp

TANGERANG (vivabanten.com) – Walikota Tangerang Arief Wismansyah hadir dalam acara Pembukaan Uji Kompetensi Hortikultura Tahun 2020 yang bertempat di Club House Asia, Green Lake City, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (08/11/2020).

Kegiatan Uji Kompetensi Hortikultura tersebut, menjadi bagian dari Program Kampung Sejahtera Mandiri yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota Tangerang.Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan, uji kompetensi ini menjadi langkah dalam membangun lingkungan yang nyaman dan sejahtera.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat punya standarisasi yang jauh lebih baik. Tujuannya bagaimana lingkungan yang sedang kita bangun bisa membawa dampak kemajuan dan kesejahteraan untuk masyarakat,” ujar Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah dihadapan para peserta uji kompetensi.

Menurut Arief, dengan memiliki sertifikasi, nantinya peserta uji kompetensi dapat mengajarkan dan memimbing lingkungan yang lain. Ia pun berharap, para peserta mampu menjadi pemimpin perubahan atau agent of change untuk lingkungan yang lebih baik.

“Tugas tanggung jawab kami sebagai pemerintah mengajak masyarakat kerjasma dan sama-sama bekerja. Apa yang bisa kita berikan untuk lingkungan bahkan di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini, tidak menyurutkan semangat kita untuk terus berkembang,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi mengungkapkan, guna meningkatkan kompetensi penggiat kampung tematik di Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), menggelar uji kompetensi hortikultura, yang diikuiti 33 penggiat kampung tematik, se-Kota Tangerang.

“Walau di tengah pandemi Covid-19, banyak kampung tematik di Indonesia yang lockdown. Disini, Kota Tangerang terus semangat membangun agar kampung-kampung yang ada semakin berdayaguna. Salah satunya melalui ujian kompetensi bersama BNSP ini,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Suli Rosadi, Minggu (08/11/2020) di Club House Asia Cluster, Green Lake, Kecamatan Cipondoh.

Sementara itu, Guru Besar Lingkungan, Bambang Irianto, mengungkapkan, peserta mengikuti beberapa ujian praktik dan tertulis bidang pertanian. Mulai dari buah-buahan, sayuran hingga tanaman hias seperti bunga.

“Dihari pertama, ujian praktik di kampung ATM, hari kedua ujian tertulis. Nantinya mereka yang bisa melewati semua mata ujian akan mendapat sertifikasi profesi pertamanan dari BNSP tingkat nasional,” jelas Bambang.

Ia pun menuturkan, melalui uji kompetensi ini, para penggiat kampung tematik di Kota Tangerang ini akan mendapatkan pengakuan publik melalui sertifikat. Nantinya, dapat digunakan untuk pengembangan diri dan kampung-kampung tematiknya.

“Dengan adanya sertifikasi ini, ke depannya dapat turut membantu menjual produk-produk atau hasil olahan kampung tematiknya secara nasional dengan pengakuan yang jelas dari BNSP,” katanya.

Deputi Pemberdayaan Kemenko PMK, Marwan Syaukani, menuturkan, kegiatan ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Pasalnya, uji kompetensi seperti ini biasanya dilakukan untuk para petani di perusahaan-perusahaan besar.

“Kali ini digelar untuk warga biasa penggiat kampung tematik. Semoga ini menjadi awal pengembangan kampung-kampung di Indonesia khususnya di Kota Tangerang dan dapat menjadi pusat ekonomi baru di Indonesia,” harapnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.