Pemkot Tangsel Segera Operasikan Dua RSUD

  • Whatsapp

>>DBPR Gelontorkan Anggaran Rp 311 Miliar

TANGSEL (vivabanten.com) – Mega proyek pembangunan sarana kesehatan berupa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang Selatan akhir tahun ini rampung dan bisa dioperasikan pada awal tahun 2021.

Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangerang Selatan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 311,174,130.000 untuk menopang pembangunan mega proyek dua gedung RSUD tersebut.

Bacaan Lainnya

Pembangunan penambahan dua RSUD ini sesuai dengan RPJMD Walikota Tangerang Selatan yang dipimpin Walikota Airin Rahmy Diany yang berpasangan dengan Wakil Walikota, Benyamin Davnie selama dua periode.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangerang Selatan, Ade Suprizal mengatakan, kedua proyek pelayanan kesehatan itu yakni, pertama proyek pembangunan RSUD di wilayah Pakulonan Kecamatan Serpong Utara, dengan pelaksanaan pekerjaan 367 hari kalender yang dimulai dari tanggal 30 Desember 2019 sampai 30 Desember 2021, dengan nilai kontrak Rp 80.650.210.000, kemudian PT. Jaya Semanggi Enjiniring sebagai kontraktornya.

Kemudian proyek kedua kata Ade Suprizal, proyek RSU Kota Tangerang Selatan Gedung 3 dengan waktu pelaksanaan 520 hari kalender yang dimulai dari 30 Oktober 2018 sampai 01 April 2020, dengan nilai kontrak Rp230.523.920.000 di Kecamatan Pamulang dikerjakan oleh PT. Mam Energindo sebagai kontraktor.

“Alhamdulillah kedua proyek pelayanan kesehatan berupa bangunan RSUD tahun ini akan selesai dikerjakan. Untuk proyek pembangunan RSU Kota Tangerang dengan membangun gedung 3 (tiga) lantai itu telah selesai sejak 01 April 2020. Sekarang tinggal tunggu  diresmikan untuk segera dioperasikan, sedankan untuk RSUD pakulonan akan rampung pemgerjaannya akhir desember ini, tinggal finishingnya saja,” ujar Ade kepada wartawan.

Menurutnya penambahan gedung RS tercatat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJMD) dibawah kepemimpinan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

“Sesuai dengan RPJMD diakhir kepemimpinan Bu Wali dengan target penambahan dua rumah sakit hari ini, dalam tahapan finishing selesai fisikal akhir tahun ini. Tahun depan kita bisa launching terpenuhi SDM dan peralatannya, mudah-mudahan di akhir kepemimpinan Bu Wali sudah bisa dioperasionalkan rumah sakit baru itu,” kata Ade.

Ade menambahkan, dalam pembangunan RSU tahap tiga tersebut dibangun dua gedung, yakni satu gedung dengan empat lantai dan satu gedung 8 lantai. Untuk gedung empat lantai nantinya akan digunakan untuk ruang cuci baju pakaian, ruang perawat, ruang alat medis.

Sedangkan gedung 8 lantai akan digunakan untuk instalasi gawat darutat (IGD), laboratorium, radiologi dan lainnya.

“Lantai 5 sampai 7 untuk rawat inap dengan jumlah 121 tempat tidur. IGD ini akan menggantikan ruang IGD di gedung pertama yang ukurannya kurang mumpuni,” pungkasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.