Pemuda Jatiuwung Diberikan Keahlian Entrepreunership

  • Whatsapp
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah saat memberikan arahan kepada para pemuda. (Foto : Ist)
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah saat memberikan arahan kepada para pemuda. (Foto : Ist)

TANGERANG, (vivabanten.com) – Pemkot Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memberikan pelatihan kewirausahaan kepada 100 Remaja di Kecamatan Jatiuwung. Pelatihan tersebut selain untuk membekali para generasi muda dengan berbagai keahlian entrepreunership, sekaligus juga untuk mewujudkan Program Kampung Pemuda Mandiri yang telah digagas oleh Pemkot.

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah yang hadir di acara tersebut juga berkesempatan untuk berbagi pengalamannya sebagai pengusaha dengan para generasi muda yang hadir.

“Saya dulu modalnya cuman kemauan untuk berusaha, saya cuman nyari temen yang saudaranya mau nikah, atau anak sekolah lain yang mau mengadakan Pensi,” ujar Arief , Selasa (10/10/2017).

Arief mengaku dirinya dulu tidak pernah belajar program Corel atau Photoshop, dirinya hanya modal nongkrong di Poncol kawasan Senin saat merintis usaha cetakan dengan melayani cetakan undangan nikahan maupun acara sekolah.

“Dari situ, kebiasaan berbisnis terbawa sampai kuliah dan saya juga mulai merintis e-commerce melalui situs eBay. Apa saja saya dagangin, ada speaker bekas saya photo terus saya jual. Pendapatan saya saat itu US $ 4000, berapa duit tuh sekarang?,” terangnya.

Menurut Arief, modal usaha adalah “DUIT yaitu Doa, Usaha, Istiqomah dan Tawakal. Untuk itu, Wali Kota memotivasi kepada para peserta yang hadir untuk bisa terus berkreasi dan berinovasi terlebih dengan kemajuan zaman yang saat ini sudah demikian pesat.

“Peluang kalian saat ini sangat besar, zaman saya ini kalau mau belajar kudu perpustakaan, sekarang tinggal ketik semua juga ada,” tuturnya.

Sementata itu, terkait tujuan diadakannya kegiatan ini Wali Kota menjelaskan bahwa dengan adanya kegiatan pelatihan Kampung Muda Mandiri ini pihaknya ingin mendorong anak muda bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi sebagai peluang untuk para generasi muda berwirausaha.

“Kita harapkan nantinya dari kampung-kampung ini lahir pengusaha pengusaha muda yang juga bisa membantu membuka lapangan kerja buat lingkungan yang ada di sekitarnya,” tukasnya. (mukhyi/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.