Penderita Lupus Asal Lebak, Butuh Bantuan Biaya Pengobatan

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten.com) – Warga Kabupaten Lebak yang menderita penyakit Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus/SLE), penyakit Lupus yang secara menyeluruh (sistemik) pada tubuh penderita. Kini tengah mendapatkan penanganan serius di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Namun, membutuhkan bantuan pertolongan serta uluran tangan dari para donatur.

Bacaan Lainnya

Feby Mandasari (16) yang masih duduk di bangku Kelas 1, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Rangkasbitung tersebut. Pasca mendapatkan penanganan medis selama 3 bulan, diketahui menderita penyakit Systemic Lupus Erythematosus (SLE), yang merupakan jenis penyakit langka.

Atin Suprihatin orang tua Feby, warga BTN Mandala Blok O/02, RT 004/002, Desa Kaduagung Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, mengungkapkan putrinya sempat mengalami masa kritis selama satu minggu, namun masa kritis tersebut sudah terlewati.

“Awalnya pasca kritis selama seminggu, pihak dokter sudah angkat tangan, namun Alhamdulillah masih mendapat pertolongan dari yang maha kuasa, saat ini Feby sudah mulai sadar, namun kondisinya masih belum stabil,” ungkap Atin, Senin (24/9/2018).

Menurut Atin, suaminya sedang tidak memiliki pekerjaan tetap, sedangkan biaya pengobatan hanya mengandalkan jaminan kesehatan, sedangkan untuk biaya hidup selama menunggu di Rumah Sakit dari mana harus mencari dan anaknya tidak mungkin ditinggalkan.

“Saya berharap ada bantuan yang bergerak khusus dalam menangani penyakit Lupus, dan semoga saja ada donatur yang mau membantu dan mau mengulurkan bantuannya demi kesehatan anak saya,” ujarnya.

Saat ini Atin orang tua Feby Mandasari, hanya menunggu keajaiban tuhan serta uluran tangan dari donatur dan terus berjuang sekuat tenaga demi kesembuhan anak tercintanya.(dit/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.