Pengrajin Lomar Butuh Modal Tambahan

  • Whatsapp
Kerajinan Lomar Bojes khas Kabupaten Lebak
Kerajinan Lomar Bojes khas Kabupaten Lebak.

Lebak (VB),- Seorang pengrajin Lomar (pelindung kepala) asal Desa Mekar Agung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Bojes mengaku melalui home industri saat ini dirinya tengah menggeluti serta mengembangkan usaha pembuatan lomar khas Baduy.

“Selepas saya kerja di kota ingin memiliki usaha di kampung sendiri, lalu saya mencoba menggeluti kerajinan lomar khas Baduy ini. Lambat laun usaha saya berkembang seiring bertambahnya pesanan,” ujar Bojes, kemarin.
Dikatakan Bojes, kerajinan lomar ini, cukup banyak peminat. Baik oleh kalangan orang-orang dinas maupun penggemar lomar lainnya.

“Hasil kerajinan kita selain lomar dengan berbagai bentuk, bahkan sekarang kita kembangkan membuat kerajinan tas berbahan kulit ular. Alhamdulillah untuk pemasaran kita sampai keluar Kabupaten Lebak. Untuk setiap pameran UMKM pun kita selalu diikutsertakan,” ucapnya.

Usaha inipun, tambah Bojes cukup menyerap tenaga kerja dari warga setempat. “Misalnya banyak ibu-ibu yang mencari hasil tambahan bekerja disini. Kendati demikian kita masih terkendala penambahan modal, sebab hasil kerajinan kita ini semakin hari semakin bertambah pesanannya. Mudah-mudahan kedepan kita dapat tambahan dari manapun akan kita terima supaya usaha ini semakin berkembang dan besar,” tukasnya.

Ajat Bopna, seorang pembeli asal Kecamatan Cikulur mengaku tertarik membeli kerajinan Lomar Baduy. Menurut Ajat, kerajinan tersebut cukup rapi dan menarik.

“Inikan khas daerah Lebak perlu kita promosikan bersama lagian harganyapun terjangkau,” tandasnya. (kho/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.