Penyidik Kejar Oknum Pemberi Izin Truk Luar Kota Buang Sampah

  • Whatsapp
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Dedi Suhada saat mengamankan truk luar kota.

TANGERANG, (VB) – Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang bersama Satpol PP, terus mendalami oknum yang diduga berperan memuluskan truk-truk luar daerah yang membuang sampah TPA Rawa Kucing.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Dedi Suhada mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil perkembangan penyidikan yang dilakukan Satpol PP.

Bacaan Lainnya

“Saat ini sedang ditangani penyidik dengan Satpol PP. Adapun perkembangan hasil penyidikannya masih kita tunggu,” ujar Dedi kepada wartawan, Rabu (29/1/2020).

Menurut Dedi berdasarkan data yang kami miliki terdapat 20 truk luar daerah dengan kode nopol B dan A, yang teridentifikasi membuang sampah di Kota Tangerang terutama TPA Rawa Kucing.

Namun hingga kini baru satu armada yang mengangkut limbah perhotelan dan restoran berasal dari Tangsel yang diamankan. Sebab sambung Dedi, belasan truk lainnya tidak berani membuang sampah di TPA Rawa Kucing.

“Mungkin karena sudah tahu ada penertiban. Mereka pada enggak berani buang sampah dari luar kota lagi,” ucapnya.

Meskipun baru satu, kata Dedi penegakan Peraturan Daerah (Perda) No 3/2009 tentang Pengelolaan Sampah diupayakan tetap dilakukan. Dalam Pasal 24 Perda tersebut disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan pelanggaran terhadap larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 diancam dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp50 juta.

“Ya tentunya kita harapkan penegakkan perda No 3/2009 bisa terus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku,” tukasnya.

Sementara itu Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Agus Prasetyo mengungkapkan, satu unit truk asal Tangsel sampai kini masih diamankan. Dirinya menyebut pengelola truk tersebut akan menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring).

“Untuk truk sampah sampai saat ini masih kita amankan di TPA dan proses masih dilakukan oleh PPNS untuk dilakukan sidang Tipiring,” ungkapnya.

Agus menambahkan pihaknya kini masih mendalami oknum-oknum yang terlibat dalam praktik pemulusan truk luar daerah yang buang sampah di Kota Tangerang.

“Adapun pengawasan, pemantauan masih dilakukan terhadap kegiatan pembuangan sampah dari luar Kota Tangerang,” pungkasnya. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.