Persitangsel Diujung Tanduk Kebangkrutan

  • Whatsapp

Klub Sepakbola Persitangsel

TANGERANG, (vivabanten.com) – Club bola kebanggaan masyarakat Kota Tangsel yakni Persitangsel, kini nasibnya diujung tanduk ke jurang kebangkrutan.

Bacaan Lainnya

Kebangkrutan tersebut, disebabkan karena kualitas dan profesionalitas dari pengurus Persitangel yang tidak mengukur kemampuan sumber daya manusia dan masih mengutamakan kepentingan kelompak, ketimbang menyelamatkan Persitangsel dari kebangkrutan.

Ketua YLKP Paragon, Puji Iman Jakarsih kepada awak media, Rabu (31/1/2018) mengatakan, dirinya menilai bahwa Persitangsel hanya dijadikan bancakan proyek untuk mendulang pundi-pundi keuangan APBD, bahkan diduga bisa memanipulasi dana hibah dari PSSI.

“Semestinya untuk menciptkan pemain profesional harus dikelola secara profesional juga, jangan kacangan seperti itu main rekrut pengurus tanpa melihat latar belakangnya,” ujarnya.

Menurut Jarkasih, Persitangsel adalah tim profesional harusnya pengurusn dari kalangan akademis, jurnalis, mantan pesepakbola suratin atau PSSI dan jika perlu pengusaha yang suka sepakbola.

“Persitangsel belum bisa disamakan dengan Persita, Persikasi atau Persebaya sekalipun jika tata kelolanya masih amatiran, sekali lagi menenejnya harus profesional,” ucapnya.

Sementara salah seorang pemain Persitangsel yang namanya minta tidak ditulis mengatakan, dirinya mengakui jika pengurus Persitangsel kacangan alias amatiran, Persitangsel tidak akan bisa menjadi bibit PSSI jika pengelaannya tidak profesional.

“Betul mas pengurus Persitangsel, bukan dari kalangan yang paham sepakbola dan jelas tidak profesional,” tandasnya.

Senada diungkapkan Abdul Azis salah seorang pegiat sepakbola Tangsel. Menurutnya, bila semua berdasarkan animo dan berharap para pengusaha di Tangsel melek olahraga terutama sepakbola, apalagi lemahnya kinerja pengurus Persitangsel yang tidak mau mengajak para sponsor untuk kelola.

“Apabila tidak bisa memajukan Persitangsel, maka alangkah baiknya pengurus mengundurkan diri saja, jangan hanya menjadi benalu di Persitangsel,” tegas Azis yang tetap mendukung dan berharap Persitangsel lolos ke divisi I PSSI. (diaz/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.