Polda Banten Gelar Baksos Bersihkan Masjid Agung Banten

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Jelang HUT Bhayangkara ke-73, Kepolisian daerah (Polda) Banten menggelar bakti sosial religi di Masjid Agung Banten Lama yang bertemakan “Dengan Semangat Promoter Pengabdian Polri Untuk Masyarakat Bangsa dan Negara,” Kamis (20/06/2019).

Kegiatan bhakti religi ini diikuti oleh Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir, Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Tomex Korniawan, PJU Polda Banten serta personel Polda Banten berjumlah 310 orang yang terdiri dari Brimob, Samapta Polda Banten, Bhayangkari Polda Banten dan Satker Polda Lainnya serta masyarakat sekitar masjid Agung Banten Lama.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dipusatkan di Kawasan Kesultanan Banten ini, personel melaksanakan kegiatan kurve di Masjid Agung Banten Lama, dengan sasaran ruang utama masjid, bak wudhu depan masjid, selasar depan masjid, selasar kiri dan kanan masjid, belakang masjid dan serambi masjid.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Tomsi Tohir mengatakan, sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, Bhayangkara dituntut untuk selalu dekat dan menunjukkan sikap peduli kepada masyarakat.

“Kegiatan ini dalam rangkaian hari Bhayangkara ke-73 kita bersama-sama membersihkan tempat ibadah yang kita banggakan ini bersama semua unsur yang ada, baik polri, tokoh masyarakat, dan juga warga sekitar,” ujar Tomsi kepada wartawan, Kamis (20/06/2019).

Menurut Tomsi, bahwa melihat tempat ini masih dalam tahap pemeliharaan, harus dijaga dengan baik dalam kebersihan dan ketertibannya.

“Tempat ini tempat yang suci yang harus kita jaga bersama. Mari kita jaga tempat ini, Kapolres dan Bhayangkara lainnya harus betul-betul meningkatkan patrolinya, patroli bagi muda mudi yang sedang nongkrong, di sekitar masjid Banten Lama ini,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten, Tb Abbas Wasse mengapresiasi kegiatan dari Polda Banten dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke 73 mengatakan, kegiatan ini sangat bagus dan berkat kegigihan Bhayangkara juga, Banten dapat tertata rapi dan bagus seperti saat ini.

“Tempat ini tempat yang suci, sesuai dengan kata kapolda banten tempat ini harus dijaga dengan baik, dan harus ditertibkan yang mengganggu ketertiban seperti ketertiban parkir liar,” tandasnya. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.