Polda Banten Tangkap Lima Orang Yang Diduga Aniaya Wartawan

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Polda Banten amankan lima orang terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi terhadap Mazmur (Stringer RTV) di areal Terminal Terpadu Merak (TTM), oleh orang yang diduga preman berprofesi sebagai calo di terminal TTM Merak Banten.

“Sudah kita amankan lima orang yang terkait insiden tersebut dan saat ini sudah kita proses,” ujar Kapolda pada wartawan di Mapolda Banten, Jum’at (21/12/2018).

Bacaan Lainnya

Menurut Kapolda, pihaknya masih bekerja dan mendalami kasusnya,serta pihaknya nanti akan segera lakukan pendalaman terkait motifnya.

“Jadi operasi pekat ini berkaitan dengan penyakit masyarakat, tapi ada motif-motif tertentu yang nantinya kita dalami, jadi tidak semua dengan operasi pekat ini bisa menanggulangi permasalahan di masayarakat, nanti kita dalami kasusnya,” terangnya.

Sementara itu, pada waktu yang sama di halaman Kantor Terminal Terpadu Merak (TTM), Cilegon, Banten dilakukan aksi unjuk rasa oleh sejumlah wartawan sebagai aksi solidaritas lawan premanisme.

Selain puluhan wartawan dari cetak, online dan TV. Dalam aksi tersebut juga bergabung beberapa organisasi kemasayarakat dan lembaga liannya seperti IPSI Ancab Pulomerak, Pemuda setempat, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Rukun Suralaya, Brigade Al-Khairiyah, GMBI, juga ikut dalam rangka menciptakan Kamtibmas di lingkungan masyarakat.

Unjuk rasa yang digelar para jurnalis Se-Provinsi Banten tersebut sebagai bentuk solidaritas sesama insan pers atas ulah sekelompok preman yang telah melakukan pengeroyokan terhadap salah satu wartawan Stinger RTV, Mazmur berjalan lancar dan tertib. Aksi damai yang dijaga ketat pihak kepolisian Polres Cilegon.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.