Polda Banten Tekan Angka Kecelakaan Melalui Program MRSF

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten.com) – Kepolisian Daerah Provinsi Banten menyebut gerakan Milenial Road Safety Festival (MRSF), yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia dapat menekan angka kecelakaan berlalulintas.

Demikian dikatakan Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten, Kombes Pol Wibowo saat menghadiri kegiatan Freestyle and Safety Riding yang merupakan rangkaian kegiatan MRSF Porles Lebak, di Alun-alun kota Rangkasbitung, Minggu (10/02)

Bacaan Lainnya

“Kami yakin melalui MRSF ini dapat menurunkan angka kecelakaan. Selain MRSF, kami juga akan selalu melakukan berbagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan tersebut,” ujar Wibowo kepada wartawan.

Menurut Wibowo, latar belakang digelarnya MRSF ini adalah untuk menekan angka kecelakaan yang sudah menjadi pembunuh nomer satu di dunia. Walaupun sempat menurun, angka kecelakaan lalulintas di Provinsi Banten sendiri dapat dikategorikan tinggi.

Pada tahun 2018 sendiri telah terjadi 3.000 kasus kecelakaan lalulintas baik yang menyebabkan korban meninggal dunia, luka ringan, luka berat, maupun cedera. Diketahui, dari 3.000 kasus tersebut, 60 persennya didominasi oleh generasi milenial yang berusia 16 – 35 tahun.

Dikatakan Wibowo, dalam upaya mengurangi angka kecelakaan tersebut pihaknya membutuhkan bantuan dari seluruh elemen masyarakat agar dapat mensosialisasikan serta mengingatkan kepada sesama, akan pentingnya patuh terhadap tata tertib dan pertarungan dalam berlalulintas.

“Ini menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya pihak kepolisian saja. Ini sudah menjadi kita sebagai masyarakat termasuk generasi milenial untuk bersama-sama menekan angka kecelakaan. Segala upaya yang kami (pihak kepolisian, -red) akan percuma jika tidak didukung oleh masyarakat sendiri,” ucapnya.

Masih menurut Wibowo, untuk menekan angka kecelakaan yang telah memakan para generasi milenial dengan penyebab utamanya adalah kurangnya kesadaran berperilaku positif dalam berlalu lintas.

Dirinya mengimbau, kepada seluruh masyarakat terutama generasi milenial yang notabenenya merupakan calon para penerus bangsa, untuk bersama-sama tertib dalam berlalulintas, dengan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun. Karena pelanggaran sekecil apapun akan berdampak pada diri sendiri dan orang lain.

“Kalau sudah menaati peraturan lalu lintas serta-merta tentu akan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Karena laka lantas itu berawal dari pelanggaran lalu lintas,” pungkasnya.(akw/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.