Polisi Buruh Pelaku Penembakan Sadis

  • Whatsapp
Korban penembakan ARM saat masih terbaring di RSUD Kabupaten Tangerang. (Foto : usdo/vivabanten.com)
Korban penembakan ARM saat masih terbaring di RSUD Kabupaten Tangerang. (Foto : usdo/vivabanten.com)

TANGERANG, (vivabanten.com) – Anggota Polres Metro Kota Tangerang terus melakukan pendalaman dan memburuh pelaku penembakan ARM hingga tewas dan melukai N di wilayah Selapajang Kecamatan Neglasari, Jumat (6/10/2017).

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika hilangnya sepeda motor milik Ahmad Fahri (25) teman korban dirumahnya sendiri yang berlokasi di wilayah Belendung Kecamatan Benda Kota Tangerang pada pukul 00.15 Wib, Jum’at dinihari (06/10/17).

“Korban yang mengetahui motornya telah di curi meminta tolong kepada kedua temannya yaitu Nurul dan Alif Rizki Maulana (25), yang menjadi korban penembakan oleh komplotan pencuri bersenjat api,” ujarnya.

Menurut Kapolres, korban bersama dengan rekannya N berkeliling wilayah Benda sampai dengan Selapajang untuk mencari motor milik kawannya yang diambil oleh pelaku.

“Pukul 01.00 WIB pelaku berada disekitar wilayah Selapajang dan saat itu juga saksi dan korban sempat memberhentikan kendaraan bermotor milik Fahri yang diduga dibawa oleh pelaku,” jelasnya.

Kombes Pol Harry Kurniawan menambahkan, pada saat saksi dan korban memberhentikan kendaraan tersebut beberapa kawan pelaku yang ada dibelakang sempat berdebat dengan saksi dan korban.

“Salah satu dari pelaku mengeluarkan senjata api dan melakukan penembakan kepada korban ARM dan N, dari hasil visum RSUD Tangerang bahwa penembakan tersebut melukai sekitar kepala,” imbuhnya.

Dari hasil TKP petugas menemukan 1 proyektil yang saat ini sedang di kirim ke uji balistik dan beberapa saksi-saksi sudah diperiksa.(usdo/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.