Polisi Gadungan Berpangkat Kombes Ditangkap

  • Whatsapp
Polisi gadungan berpangkat Kombes saat ditangkap polisi. (Foto : usdo/vivabanten.com)
Polisi gadungan berpangkat Kombes saat ditangkap polisi. (Foto : usdo/vivabanten.com)

TANGERANG, (vivabanten.com) – Tim Elang Cisadane menangkat pelaku penipuan yang berinisial IN di Wilayah Grendeng, Karawaci, Kota Tangerang. Mendapat informasi dari masyarakat pada Senin (21/08/2017) bahwa ada seorang mengaku Polisi berpangkat Kombes membuat keributan di belakang Sekolah Darma Putra, Grendeng, Karawaci Kota Tangerang, Kamis (24/08/2017).

Setelah mendapat informasi, petugas segera ke TKP dan diketahui ada lima orang sedang cekcok mulut dengan seseorang yang mengaku dari pihak Kepolisian berpangkat Kombes.

Bacaan Lainnya

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, tersangka IN dan Indah Suryani sebenarnya berpacaran. Dan kepada pacarnya IN berjanji akan membelikan mobil untuk Indah,” ujar Kapolres.

Kapolres, mengungkapkan, tersangka meminta KTP dan KK serta sejumlah uang sebesar kurang lebih Rp. 11 juta.

“Uang sebesar Rp. 11 juta dibayar dua kali, yang pertama diberikan oleh korban Cash sebesar Rp. 6,5 juta kemudian yang kedua Rp. 4,9 juta dengan menggunakan Credit Card korban,” katanya.

Menurut Harry, aksi pelaku tidak hanya sampai disitu, ia telah melaksanakan tindakan kejahatannya di wilayah hukum Polda Sumatra Utara, yakni dengan menjanjikan para korban sebagai Taruna Akpol dan Brigadir Polisi.

Pelaku meminta sejumlah uang kepada korban-korbannya, Ridwan Ambarita dimintai uang sebesar Rp. 750 juta, Sihombing Rp. 250 juta, Mare Mare Rp. 250 juta, Marga Ujung Rp. 175 juta, Rumapea Rp 200 juta dan Butar Butar Rp. 175 jt dijanjikan menjadi Brigadir, Total kerugian korban keseluruhan sebesar Rp. 2 Miliar lebih.

Kapolres menuturkan, pelaku IN sempat melakukan penganiyayan kepada korban saudari Indah Suryani di Ruko Banjar Wijaya Blok B-2 No 17 Cipondoh Tangerang pada tahun 2016.

“Penganiyayaan karena korban minta putus dari IN, namun pelaku tidak mau dan menganiaya korban. Kini pelaku meringkuk di tahanan Polres Metro Tangerang Kota untuk menunggu proses lebih lanjut, karena selain tindak pidana yang IN lakukan di Wilayah Hukum Polres Metro Tangerang Kota juga di Wilayah Hukum Polda Sumatra Utara” jelasnya. (usdo/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.