Polisi Selidiki Kebakaran RSUD Adjidarmo Rangkasbitung

  • Whatsapp

LEBAK (vivabanten.com) – Jajaran Polres Lebak hingga kini masih menyelidiki ledakan unit power suplai (UPS) Radiologi yang mengakibatkan RSUD Adjidarmo Rangkasbitung Kabupaten Lebak terbakar pada Minggu (01/11/2020).
Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma mengatakan, pihaknya saat ini tengah memeriksa para saksi, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti yang ada diruang UPS tersebut.
Menurut David, pihaknya juga melakukan sterilisasi area penyelidikan, juga telah memasang garis polisi dilokasi insiden terjadinya ledakan.
“Betul, saat ini telah ditanggani oleh Polsek Rangkasbitung, dengan mengumpulkan barang bukti dan memeriksa beberapa saksi,” ujar David kepada wartawan, Selasa (03/11/2020).
David menjelaskan, saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab adanya ledakan di ruang USP RSUD Adjidarmo tersebut. Apakah peristiwa tersebut murni kendala teknis, atau adanya kesengajaan pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Belum dapat kita simpulkan, karena saat ini masih dalam proses lidik,” tandasnya.
Sebelumnya, Budi Kuswandi Humas RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, beberapa menit pasca kejadian menyebutkan, jika pemicu ledakan di RSUD Adjidarmo tersebut, berasal dari UPS ruang Radiologi. “Ledakan terjadi pada UPS ruang Radiologi,” singkatnya.
Untuk diketahui, baterai UPS diruang radiologi RSUD Dr. Adjidarmo Rangkasbitung terbakar pada Minggu (01/11/2020) sekitar pukul 18.30 WIB. Terbakarnya baterai UPS tersebut, menyebabkan adanya kepulan asap yang memenuhi ruangan tersebut.
Akibatnya, para pasien yang berada di ruang IGD langsung di evakuasi ke luar gedung rumah sakit, guna menghindari hal yang tidak diinginkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena api pada baterai tersebut dapat dimatikan oleh pihak pegawai rumah sakit, dan juga Pemadam Kebakaran (Damkar) Lebak. (*/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.