Polisi Ungkap Sindikat Peredaran Upal di Wilayah Cilegon

  • Whatsapp

CILEGON, (vivabanten.com) – Empat orang asal Palembang berhasil diamankan petugas Kepolisian Resort Cilegon (Polres Cilegon), Selasa  (07/05/2019).

Keempatnya diamankan di Jalan Raya depan Restoran Bintang Laguna tak jauh dari gerbang masuk komplek perumahan Pondok Cilegon Indah (PCI).

Berdasarkan keterangan di lokasi, penangkapan dilakukan ketika keempat orang tersebut beraksi di sekitar Kantor BJB Kota Cilegon siang hari tadi.

Karena gerak-geriknya yang tidak wajar, seorang pria menaruh curiga kepada keempat orang tersebut, dan berhasil mengikutinya sampai daerah perumahan Cilegon Indah (PCI).

Setibanya di PCI, pria tersebut melapor ke petugas kepolisian yang berjaga di pos polisi simpang PCI.

Bripka Leo yang kebetulan sedang berjaga, langsung melakukan kontak ke Mapolres Cilegon, dan menghentikan para pelaku yang mengendarai kendaraan roda empat dengan nomor polisi B 2941 PD.

Sebelum mobil berhenti, Bripka Leo melihat para pelaku membuang sebuah benda ke dalam semak belukar.

Kecurigaan pihak Kepolisian berlanjut dengan mencari barang bukti yang dibuang keempat pelaku, hingga akhirnya ditemukan di semak belukar.

Setelah ditemukan, benda yang dibuang oleh keempat pelaku ternyata berisi barang bukti berupa uang palsu senilai belasan juta rupiah.

“Kami menemukan uang palsu berkat laporan dari masyarakat. Ini pengungkapan secara langsung, ini benar-benar uang palsu, dan keempatnya diduga merupakan sindikat peredaran uang palsu,” ujar Bripka Leo Alex, petugas Satlantas Polres Cilegon melalui unggahan video di akun medsos Polres Cilegon.

Kapolsek Cibeber AKP Muljadi saat dikonfirmasi terkait adanya  penangkapan empat orang yang kedapatan membawa uang palsu (Upal) di daerah wilayah hukumnya membenarkan.

“Uangnya sempat dibuang, tapi akhirnya ketemu. Uang ratusan ribunya sekitar Rp12 juta, ada Rp 50 ribuan, juga uang Brasil,” singkatnya. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.