Polres Serang Bekuk 6 Tersangka Penganiayaan Polisi

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Kepolisian Resort Serang berhasil menangkap enam tersangka dan satu masih buron kasus penganiayaan tehadap anggota Panit Lantas Polsek Cikande Bripka Tri Widianto di salah satu wisma Cariti, Cikande, Kabupaten Serang pada (12/09/2018) lalu.

Bacaan Lainnya

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan mengatakan, penangkapan empat tersangka dilakukan pada Rabu (12/09/2018) lalu di kantor LSM DPD Laskar Pendekar Banten Sejati Cipocok Jaya.

“Keempat tersangka tersebut yakni Misbakhun Als Bokir Bin Maskin, Mad Tohir bin Sadiman, Hendrik Bin Ukar dan Abdul Munip alias Sadul bin Minggu,” ujar Kapolres, Senin (15/10/2018).

Menurut Kapolres, dari hasil intrograsi dan pengembangan mereka melakukan pengeroyokan dibantu tiga teman lainnya.

“Dua tersangka berhasil dibekuk dan satu masih DPO. Kedua tersangka yang berhasil dibekuk Andri Bin Bana dan Mulyadi alias Mul bin Misar satu yang masih buron yakni Yana alias Keling,” tuturnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari para tersangka, dituturkan Kapolres antara lain, satu kursi Stainles, satu kursi Stainles empat dudukan, satu tempat sampah dan satu buah hard disk rekaman cctv.

“Para tersangka terancam dikenakan pasal 170 ayat (2) ke 1 KUHP. Dengan ancaman penjara paling lama tujuh tahun penjara,” ucapnya.

Untuk kronologis kejadian dikatakan Kapolres, pada hari Selasa (11/9) sekitar pukul 23.30 WIB para tersangka berkumpul di tempat proyek Yamatogawa di kawasan Modern Cikande sambil makan dan minum-minuman keras jenis Kolesom sebanyak 8 botol.

Setelah selesai, tersangka Misbak ditemani seorang perempuan pergi dari tempat para tersangka berkumpul menggunakan sepeda motor menuju ke Wisma Ceriti  dengan tujuan akan menginap di wisma tersebut.

Selang beberapa menit kemudian, tersangka Misbak menelepon temannya dan mengatakan dirinya ribut dan berkelahi dengan resepsionis yang tak lain masih warga Serang tepatnya di Ciruas.

Kemudian, lanjut Kapolres, teman-temannya datang ke Wisma itu. Mendengar ada keributan Bripka Tri Widianto yang sedang berpatroli datang ke lokasi hendak melerai.

“Namun para tersangka langsung mengacungkan Badik namun ditangkis oleh korban sehingga terjadilah pengeroyokan itu,” pungkasnya. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.