Proyek Betonisasi Perkim Banten Diduga Bermasalah

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten.com) – Sejumlah warga Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, mempertanyakan proyek betonisasi yang berasal dari Dinas Perkim Provinsi Banten.

Pasalnya, pekerjaan betonisasi senilai Rp2 milyar tersebut diduga bermasalah, mengingat saat ini, meski baru dua bulan dikerjakan, kondisi jalan beton tersebut sudah banyak yang terkelupas.

Bacaan Lainnya

“Masa belum apa-apa, betonnya sudah pada mengelupas. Kami menduga pihak pelaksana melakukan pekerjaan secara asal-asalan,” ujar Agip Aqsa, Ketua Forum Pemuda Cilograng, kepada wartawan, kemarin.

Menurut Agip, belum juga proyek betonisasi tersebut digunakan, namun kondisi betonnya sudah mengkhawatirkan. Padahal, pemerintah Provinsi Banten telah mengucurkan anggaran yang fantastis. Dalam papan proyek yang berada disekitar lokasi, kata Agip, tertera pagu anggaran sebesar Rp2.000.000.000,00 dengan nilai HPS Rp1.998.943.951.70.

Dengan nama pengerjaan, Penataan Infrastruktur Perumahan dan Pemukiman di kawasan strategis Kabupaten Lebak di desa Cikamunding, kecamatan Cilograng, serta berkategori pekerjaan konstruksi dan dilaksanakan oleh CV Berdikari Jaya Abadi.

“Kami juga menilai proyek tersebut akan mubazir, karena sampai saat ini pihak pemborong sepertinya tidak melanjutkan lagi pekerjaanya,” kata Agip menambahkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Jalan pada Dinas PUPR Lebak, Irfan Suyatupika, membenarkan, jika proyek betonisasi tersebut berasal dari APBD l Provinsi Banten. “Sepertinya itu APBD l Banten kang,” tukas Irfan singkat. (akew/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.