Proyek Gedung Sigma Telkom Diduga Tak Berijin

  • Whatsapp
Proyek gedung Sigma Telkom yang diduga belum meiliki IMB.
Proyek gedung Sigma Telkom yang diduga belum memiliki IMB.

>>Kontraktor Tetap Nekad Membangun

TANGSEL, (vivabanten.com) – Lemahnya pengawasan dalam hal perijinan dari Pemda Kota Tangsel, membuat pengusaha dengan leluasa membangun bangunan meskipun tidak memiliki ijin mendirikan bangunan (IMB).

Seperti yang dilakukan salah satu kontraktor besar di Tangsel, sebut saja  PT. PP yang nekad mendirikan bangunan gedung Sigma Telkom walaupun belum mengantongi IMB.

Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Paragon, Puji Iman Jakarsih kepada wartawan mengatakan, pihaknya menyikapi masih banyak pengusaha kontraktor di Tangsel, yang menabrak atau mengkangkangi Perwal dan Perda di Tangsel.

“Semua proyek swasta, apalagi BUMN sekelas Telkom begitu beraninya menabrak aturan yang sudah ditetapkan oleh Walikota Tangsel. Ini namanya curang, mau untung sendiri dan bermain tender proyek, tapi tidak mau bayar sesuai aturan hukum. Hebat sekali itu pengusaha,” tegas Puji.

Menurut Puji, UU Otonomi daerah sudah jelas menyebutkan syarat pembangunan dan penunjang adalah peningkatan pemasukan kas daerah melalui pajak.

“Kalau pengusahanya sendiri ngemplang pajak, bagaimana kota ini mau menjadi sehat dan rakyatnya sejahtera,” kata Puji.

Lebih jauh Puji menjelaskan, UU No. 28 tahun 2002 tentang bangunan gedung dan peraturan Daerah Kota Tangsel No. 14 tahun 2011tentang penyelenggaraan dan retribusi izin mendirikan bangunan pasal 2 bahwa setiap orang, pribadi atau badan yang akan mendirikan dan atau merubah bangunan harus terlebih dahulu mendapat IMB dari Pemda.

“Semua dasar hukumnya sudah ada, kenapa masih nekad mendirikan gedung, bahkan tabrak aturan, kecurangan dan ini jelas melanggar harus dibongkar itu bangunannya,” pungkasnya. (diaz/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.