Proyek Turap di Jalan Sukabakti VII Diprotes Warga

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – Pengerjaan proyek turap di Jalan Bambu dan Jalan Sukabakti VII Kelurahan Sukasari Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, yang bersumber dari APBD Perubahan 2017 menuai protes dari masyarakat.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat setempat, Yayan Sofiana mengatakan, turap yang seharusnya berfungsi sebagai aliran pembuangan genangan air tapi justru sungai mengalami pendangkalan dan penyempitan.

“Pemborong proyek ini meninggalkan bekas adukan dan sisa-sisa batu bekas yang tidak terpakai dibiarkan didalam aliran sungai yang mengakibatkan adanya pendangkalan,” ujar Sofiana kepada vivabanten.com.

Pengerjaan proyek Pemkot Tangerang ini kata Sofiana, terkesan terburu-buru karena dikejar target akhir tahun, sehingga dalam pengerjaannya tidak maksimal, akibatnya merugikan masyarakat.

“Proyek yang seharusnya dekat pusat Kota Tangerang ini menjadi percontohan, tapi malah sebaliknya karena hasilnya sangat berantakan dan terkesan terburu-buru,” ucapnya.

Sofiana menambahkan dalam proses pengerjaan proyek ini juga perusahaan pelaksana tidak memasang papan proyek dan luput dari pengawasan dinas terkait.

“Proyek turap ini bener-bener parah, bukannya makin lebar dan dalam untuk menampung air, ini malahan diperkecil dan dibikin makin dangkal,” pungkasnya dengan nada kesal.(indra/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.