PUB dan Ormas Banten Tolak Caleg Mantan Koruptor

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Terkait adanya mantan napi korupsi di Banten, yang masih menyalonkan sebagai calon legislatif priode 2019-2024, Perkumpulan Urang Banten (PUB) yang terdiri dari Organisasi Masyarakat (ormas) dan tokoh masyarakat Banten mengunjungi Kantor KPU Banten, Rabu (06/02/2019).

Sekjen PUB, Eden Gunawan mengatakan, bahwa korupsi adalah sesuatu yang sangat luar biasa, dan bisa merusak perkembangan bangsa dan negara. Bahkan dapat merusak sikap serta perilaku masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Saya kira, dengan adanya pencalonan para mantan terpidana korupsi ini. Kami sebagai masyarakat Banten yang tergabung dalam organisasi PUB perlu menyatakan sikap, dengan di sertai rasa keprihatinan yang sangat mendalam,” jelasnya.

Kemudian, Eden menjelaskan, Provinsi Banten dengan semboyan iman  taqwa, bisa mewarisi semangat masyarakat Banten dengan ciri gaya hidup yang religius. Namun, menurutnya, masih ada partai politik di Provinsi Banten yang menempatkan anggota partai politik, yang memiliki masalah kasus korupsi sebagai calon legislatif.

“Hal ini sangat jelas menunjukan lemahnya komitmen partai politik tersebut, untuk mewujudkan Pemerintahan yang good governance dan clean goverment,” terangnnya.

Maka itu, dirinya mengimbau, kepada masyarakat Banten untuk tidak memilih mantan korupsi dari partai manapun sebagai caleg pada pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Masyarakat harus lebih teliti dan cerdas, sehingga dapat menentukan pilihannya dengan baik. Serta tidak terpengaruh dengan pemberian materi dalam bentuk apapun,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Banten, Wahyul Furqon mengaku, sangat menyambut baik kedatangan Organisasi PUB,  dengan menyatakan sikap keprihatinan atas beberapa caleg mantan koruptor di Banten.

“Jadi masyarakat berharap harus cerdas memilih, melihat rekam jejak para caleg yang ada di Banten. Sehingga akhirnya tidak salah memilih,” paparnya.

Selama ini, lanjut Wahyul Furqon, pihaknnya di dalam kegiatan sosialisasi selalu mengajak masyarakat untuk cerdas memilih, dalam artian melihat dari rekam jejak para caleg dan mengetahui dana kampanyenya.

“Saya kira ini poin-poin penting, masyarakat Banten ingin caleg  bersih dari korupsi, saya pikir itu hak setiap masyarakat,” tandasnnya.

Diketahui sebelumnya KPU Banten, telah mengumumkan nama -nama calon anggota legislatif. bahwa di provinsi Banten baik caleg Kabupaten Kota maupun Provinsi itu berjumlah 6 orang. Untuk tingkat Provinsi  2 caleg dan untuk kabupaten kota  4 caleg.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.