Puluhan Warga Serpong Utara Buat Akta Kematian

  • Whatsapp

TANGSEL, (vivabanten.com) – Pelayanan keliling akta kematian diserbu puluhan warga Kecamatan Serpong Utara. Mereka datang untuk mengurus dokumen kependudukan orangtua maupun suaminya yang sudah meninggal dunia.

Seperti yang dilakukan Sumarni (45). Warga Serpong Utara tersebut datang ke Aula Kecamatan Serpong Utara, Rabu (10/07/2019) membuat akta kematian untuk orangtuanya yang sudah meninggal lama.

Bacaan Lainnya

“Saya baru buat, karena perlu untuk pengurusan surat-surat,” ujar Sumarni.

Tidak hanya Sumarni yang datang untuk membuat akta kematian, namun puluhan warga serut lainnya pun membuat hal yang sama.

Sementara itu, Kepala Seksi Perubahan Status Anak Kewarganegaraan dan Kematian di Disdukcapil, Farah Diba,pelayanan keliling akan selesai di tahun ini, dikarenakan pembuatan akta kematian sudah bisa dilakukan di Kelurahan.

“Pemohon bisa langsung datang ke Kelurahan dengan membawa berkas-berkas yang dibutuhkan, dalam waktu 14 hari dengan berkas yang lengkap, akte tersebut bisa diambil di Kelurahan,” kata Farah.

Menurut Farah, akta kematian sangat penting sebagai dasar penghapusan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama yang bersangkutan dalam database kependudukan. Apabila tidak dilaporkan maka NIK yang bersangkutan akan terus terhitung sebagai penduduk aktif.

“Jika ada keluarga yang sudah meninggal namun belum dibuatkan akte bisa langsung datang ke Kelurahan untuk membuatnya,” ucapnya.

Sementara sebelumnya berdasarkan data Disdukcapil pemohon pembuat akta kematian mencapai 2.176. Data tersebut dari Januari hingga Juni akhir. (fer/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.