Ratusan Personil Gabungan Amankan Eksekusi Lahan

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – Eksekusi pengosongan lahan berikut bangunan rumah tinggal di Jalan Untung Suropati II, Gang Damai 1 RT 02/08 Kelurahan Cimone Jaya Kecamatan Karawaci Kota Tangerang diwarnai cekcok mulut, Rabu (21/03/2018).

Jumlah personil yang diturunkan untuk pengamanan jalannya eksekusi tersebut sebanyak150 personil gabungan dari Polres Metro Tangerang Kota, Polsek Karawaci, TNI, Satpol PP. Pengosongan lahan tersebut dipimpinan Kabag Ops Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Sucipto.

Hj. Epi Tahapari yang kalah dalam persidangan ketika petugas hendak membacakan keputusan pengadilan menolak lahannya untuk dieksekusi karena merasa dirinya telah dizolimi.

“Saya merasa dizolimi, saya dipaksa keluar oleh Arif Mulsandi. Kalau saya disuruh keluar bayar dulu, kalau Arif paksa kami keluar, saya siap menantang sebelum Arif menggantinya,” ujar Hj. Epi dihadapan petugas eksekusi.

Sesuai kutipan Risalah Lelang Nomor 266/2015 tanggal 20 Oktober 2015 oleh Ausri Mainur, eksekusi tersebut berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, 27 Oktober 2017, Nomor. 35/PEN.EKS/APHTI2016/PN.TNG Jo Nomor. 266/2015, tentang Eksekusi Pengosongan dan Penyerahan terhadap 2 (dua) bidang tanah dalam satu hamparan dijual dalam satu paket.

Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 337, tanggal 04 Mei 2005 atas nama Hj. Epi Tahaparai dengan luas 395 M2, berikut bangunan yang berdiri diatasnya. Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 399, tanggal 06 Juni 2006, atas nama Hj. Epi Tahapari, luas 761 M2, berikut bangunan yang berdiri diatasnya.

Kapolsek Karawaci, Kompol Abdul Salim mengatakan, pihaknya mengamankan jalannya eksekusi lahan tersebut untuk menghindari adanya gesekan antar keluarga Hj. Epi dengan Arif Mulsandi sebagai pemenang gugatan.

“Hari ini baik TNI, Polri dan Trantib hanya untuk melakukan pengamanan atas pembacaan eksekusi, dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, dengan adanya kami disini bisa meminimalisir terjadinya gesekan,” ujar Abdul Salim.

Menurut Kapolsek, sebagai pemilik baru pemenang lelang Arief Mulsandi Soegiharto setelah melakukan pembacaan Keputusan Pengadilan Negeri, dilanjutkan dengan pengosongan barang terhadap salah satu rumah/pintu kontrakan.

“Dan bagi warga yang masih menghuni atau mengontrak dipersilahkan menghubungi pihak pemilik baru,” tukasnya. (indra/usdo/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.