Ratusan Tenaga Pendidik Kecamatan Benda Divaksin

  • Whatsapp

KOTA TANGERANG, (vivabanten.com) – Ratusan tenaga pendidik di lingkup Kecamatan Benda Kota Tangerang menyambut antusias vaksinasi yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Kini, selama tahapan vaksinasi, hampir 100 persen tenaga pendidik di Kecamatan Benda sudah menjalani vaksin.

Bacaan Lainnya

Demikian dikatakan Kordinator wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Benda, Toto Sudaryanto saat ditemui di lokasi vaksin Kelurahan Pajang, Rabu (19/05/2021).

Toto mengatakan, vaksinasi yang khusus diberikan kepada para tenaga pendidik tersebut dalam rangka persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang dijadwalkan pada Juli mendatang.

Untuk diketahui, Dinas Pendidikan Kota Tangerang telah menjalankan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama Covid-19 mewabah. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

Namun demikian, kejenuhan pun tetap menyelimuti para guru dan murid meski Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan selama pandemi itu terbilang lancar.

“Bicara PTM sebetulnya semua guru sudah rindu, sudah sangat ingin. Dan PJJ membuat jenuh mungkin karena keterbatasan,” ungkap Toto.

“Makanya pas ada vaksinasi, guru-guru di sini semua antusias. Sekarang hampir 100% guru di Benda sudah divaksin, kecuali yang sakit. Karena vaksinasi ini salah satu syarat untuk melaksanakan PTM,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengatakan, berdasarkan data yang dihimpunnya sekitar 10 ribu hingga 12 ribu tenaga pendidik sudah divaksin per Selasa (11/05/2021).

“Kita sih belum punya data validnya, karena masih nunggu hasil dari Puskesmas dan Dinkes. Tapi data terakhir yang kita miliki itu hampir 10 sampai 12 ribu tenaga pendidik sudah divaksin,” kata Jamaluddin.

Namun, ia menegaskan dalam waktu dekat bakal mengumumkan jumlah keseluruhan tenaga pendidik yang sudah menjalani vaksin Covid-19.

“Pada minggu ketiga dan keempat bulan Mei insyaallah kami sebar linknya, untuk jumlah keseluruhan yang divaksin,” tandasnya. (sal/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.