RATUSAN WNA PELAKU PENIPUAN ONLINE DI DEPORTASI

  • Whatsapp

 

TANGERANG, (vivabanten.com) – Sebanyak 153 warga negara asing (WNA) yang terlibat dalam tindak pidana kejahatan siber (cyber crime) yang ditangkap polisi di 3 kota beberapa hari yang lalu, akhirnya ‘didepak’ dari Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kamis (03/08/2017).

Sebelum dibawa menuju Terminal 2 untuk dideportasi, seluruh pelaku dengan rincian 103 laki-laki dan 50 perempuan tersebut dikumpulkan di lapangan Mapolres Bandara Soetta.

Pantauan dilapangan pada Kamis (3/8/2017) pukul 10.30 WIB, seluruh tersangka sindikat cyber crime tersebut meninggalkan Mapolresta Bandara Soetta menuju Terminal 2 menggunakan 5 unit bus dengan pengawalan ketat Kepolisian.

Informasi yang dihimpun, mereka akan dideportasi ke negara asalnya menggunakan pesawat charter China Shoutern Airlines dengan nomor penerbangan CZ-8684 dan CZ-8684 dengan pengawalan polisi China sebanyak 156 personil.

Sebelumnya, Tim Satgas dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri menggrebek dan meringkus 153 WN China dan Taiwan di Bali, Surabaya, dan Jakarta, terkait cyber crime Internasional. Dari penggerebekan itu, diketahui mayoritas pelaku berasal dari China.

Di Bali, polisi mengamankan 31 orang yang terdiri dari 17 orang WN China, 10 orang WN Taiwan, dan empat orang WNI.

Sementara di Jakarta, 29 orang asal Cina juga diamankan. Sedangkan di Surabaya, polisi juga mengamankan 93 orang asal Cina dan Taiwan. (usdo/jojo)

  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.