Ribuan Pengunjung Padati Festival Cisadane

  • Whatsapp

>>Warga Disuguhkan Pesta Kembang Api dan Lampion

TANGERANG, (vivabanten.com) – Perhelatan akbar festival Cisadane 2018 berlangsung sangat meriah dan berbeda. Festival Cisadane yang akan diselenggarakan selama 8 (delapan) hari kedepan, memiliki banyak agenda menarik mulai dari perlombaan tari, lomba perahu hias, marching band, pertunjukkan barongsai, pagelaran budaya Tangerang Beksi dan banyak lagi acara menarik lainnya.

Bacaan Lainnya

“Jadi ga usah jauh-jauh ke Monas, di Tangerang juga udah ada,” ujar Walikota, Arief R. Wismansyah yang didampingi oleh para anggota Forkopimda saat membuka festival terbesar di kota Akhlakul Karimah, Sabtu (26/08).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya kali ini pembukaan festival Cisadane dilakukan pada malam hari, perahu-perahu hias yang ikut menyemarakkan suasana pembukaan dihiasi dengan berbagai jenis lampu-lampu, dalam acara pembukaan tersebut juga dilakukan pelepasan ratusan lampion yang menambah keindahan sungai Cisadane di malam hari.

Dimulai dengan atraksi flying board di sekitaran sungai Cisadane yang menuai riuh tepuk tangan warga yang hadir di sekitar bantaran kali Cisadane, dilanjutkan dengan atraksi fire dance diikuti dengan tari-tarian tradisonal diantaranya tari Topeng Kelana, Rumpagna Harepan, Tarian Galura dan Kembang Saindah. Dan tidak kalah serunya, tayangan video mapping yang ditutup dengan pesta kembang api menjadi bagian yang paling menyita perhatian para pengunjung.

Arief R. Wismansyah yang hadir didampingi Wakil Walikot,a Sachrudin mengungkapkan festival Cisadane sengaja digelar di malam hari untuk memberikan suguhan pada masyarakat kota Tangerang berupa video mapping dengan latar jembatan Berendeng.

Arief juga menghaturkan rasa bangga dan terimakasihnya pada seluruh panitia dan para kepala OPD berkat dukungan dan partisipasinya atas terselenggaranya pembukaan festival Cisadane dengan baik.

“Saya ucapkan terimakasih kepada para OPD dan tim penyelenggara yang telah bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk mewujudkan hal-hal yang luar bisa pada malam ini. Ini membuktikan, jika kita mau bahu membahu, bekerjasama, dan terus menjalin komunikasi dengan baik,” imbuh Arief mengobarkan semangat membangun Kota Tangerang menjadi lebih baik lagi.

Sementera itu Kepala Dinas Budaya Pariwisata dan Pertamanan, Rina Hernaningsih menjelaskan Pemkot bermaksud menyuguhkan hal yang berbau tradisional guna melestarikan dan memperkenalkan kekayaan hasanah budaya Indonesia namun tidak ingin ketinggalan modernisasi dengan menyuguhkan al-hal yang beraroma tekhnologi kekinian.

“Agar kita tidak melupakan budaya leluhur kita, namun tidak juga ketinggalan dengan tekhnologi terkini di sekitar kita,” kata Rina saat membacakan laporan panitia diatas panggung terapung.(jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.