Ribuan Umat Islam Banten Minta Menkopolhukam Tindak Banser

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com),- Ribuan masa Ormas Islam yang ada di Banten melakukan aksi bela tauhid di awali dengan longmarch dari masjid Ats -Sauroh menuju Alun-alun Barat sebagai titik aksi masa, Rabu (24/10/2018_.

Bacaan Lainnya

Dalam tuntutannya, masa aksi menuntut kepada Menkopolhukam agar Banser yang sudah berulang kali terbukti melakukan tindakan yang melanggar keamanan dan ketertiban umum, agar ditindak berdasarkan UU Ormas Nomor 16 tahun 2017.

Peserta dari massa aksi, Nasihudin mengatakan, Islam itu agama reaksi bukan agama aksi yang mana umat Islam ini bereaksi ketika ada penistaan atau penodaan, walaupun itu dilakukan oleh umat Islam itu sendiri.

“Intinya, kita ingin menyadarkan saudara-saudara kita yang sedang tersesat yang mana itu sudah ekstrem merujuk kepada akidah,” ujar Nasihudun di tengah aksi yang berlangsung di Alun alun Kota Serang, Rabu (24/10/2018).

“Kepada saudara-saudara ku sadarkah, bahwa ormas atau Orsospol itu adalah kendaraan, mau Banser mau FPI itu kendaraan pasti punya sopir kalau supirnya mabuk atau gila otomatis kita sebagai penumpang wajib menyelematkan diri kita untuk keluar dari kendaraan tersebut,” ucapnya.

Dirinya mendorong kepada pemerintah untuk memproses secara tegas dan adil sesuai konstitusi yang ada. Karena tauhid adalah dasar agama Islam dan  dasar bagi Pancasila yakni sila kesatu ketuhanan yang maha esa.

“Jadi bohong besar kalau ada yang bilang cinta Pancasila tapi Pancasila di bakar. Ini harus diluruskan harus disadarkan,” pungkasnya.

Aksi yang Diikuti oleh ribuan massa dari 118 ormas Islam yang ada di Banten berjalan dengan aman damai dan tertib samapai akhir. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.