Satpol PP Gencar Razia PSK

  • Whatsapp
Petugas Satpol PP saat mendata wanita PSK setelah terkena razia. (Foto : usdo/vivabanten.com)
Petugas Satpol PP saat mendata wanita PSK setelah terkena razia. (Foto : usdo/vivabanten.com)

TANGERANG, (vivabanten.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang kembali menggelar operasi gabungan untuk menertibkan praktek prostitusi di wilayah Neglasari, Kota Tangerang, Jum’at (15/9/2017) malam.

Dalam operasi tersebut, petugas menyisir daerah mulai dari terowongan menuju Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta hingga wilayah belakang gedung bekas BP2TKI yang merupakan tanah milik PT Angkasa Pura II.

“Kita mendapat laporan dan keluhan masyarakat tentang maraknya praktek prostitusi didaerah tersebut, lalu kita lakukan penyisiran dan memang didapatkan tempat-tempat tersebut kerap digunakan untuk praktek prostitusi,” ujar Ketertiban Umum Satpol PP Kota Tangerang, A. Ghufron Falfeli.

Menurut Ghufron, setelah menerima laporan maraknya praktek prostitusi di wilayah tersebut, pihaknya pun melakukan penertiban hingga didapatkan lima wanita yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) yang tengah berada di wilayah terowongan.

“Kita dapatkan lima orang wanita diduga PSK di bawah terowongan menuju Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta,” ujarnya.

Kelima wanita tersebut sempat melakukan perlawanan saat akan diamankan. Mereka beralasan bukan PSK melainkan hanya tengah mampir untuk pergi ke warung-warung yang diketahui berdiri diatas tanah milik PT Angkasa Pura II.

“Jadi mereka berdiri di pinggir jalan untuk menarik pelanggan, saat dapat mereka akan ajak ke warung-warung yang ada disitu,” ujarnya.

Kelima PSK tersebut diamankan di Markas Komando Satpol PP Kota Tangerang untuk didata dan disita KTP nya.

“Kita data dan sita KTP nya untuk nanti ditebus dengan surat pengantar dari keluarga dan RT/RW tempat mereka tinggal, itu untuk memberi efek jera agar mereka tidak mengulangi perbuatannya kembali,” tandasnya. (usdo/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.