Satpol PP Kembali Jaring Puluhan Pasangan Bukan Muhrim

  • Whatsapp
Salah satu hotel kelas melati di Kota Tangerang. (Foto : usdo/vivabanten.com:
Salah satu hotel kelas melati di Kota Tangerang. (Foto : usdo/vivabanten.com:

TANGERANG, (vivabanten.com) – Belasan pasangan bukan muhrim diduga tengah melakukan tindakan mesum diamankan Satpol PP bersama Kepolisian saat razia di sejumlah Hotel kelas melati yang ada di Kecamatan Karawaci dan Kecamatan Benda Kota Tangerang, Jumat (6/10/2017) sore.

Bersama anggota Polisi dan Satpol PP menggerebek satu per satu kamar Hotel di sore hari. Razia ini berhasil mengamankan belasan pria dan wanita yang tengah berduaan dalam satu kamar.

Bacaan Lainnya

Satu per satu diperiksa dan diinterogasi serta dimintai KTP, KK, dan buku nikah. Mereka yang tidak bisa membuktikan diri sebagai pasangan suami istri langsung dinaikkan ke mobil dalmas untuk selanjutnya diperiksa di Kantor Satpol PP Kota Tangerang.

Dalam razia ini, sejumlah pasangan ditemukan dalam keadaan tidak berbusana. Ada juga beberapa di antaranya hanya menggunakan pakaian dalam. Selain itu, saat digeladah, sepasang memyumpat di kolong ranjang kasur. Personel yang turun juga memeriksa beberapa bagian kamar hotel hingga memeriksa bungkusan rokok untuk menghindari dan mencari pengguna narkoba.

Kepala Seksi TranTibum Operasi Pol PP Kota Tangerang, Alwani mengatakan, razia ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat setempat yang merasa resah dengan aktivitas transaksi seksual di daerah mereka. Selain itu Penegakkan Perda nomor 8 Tahun 2005 Tentang maraknya PSK.

“Mereka yang kami amankan hingga pukul 17.00 Wib saat ini sudah ada belasan orang. Kami masih akan sasar hotel lainnya,” ujarnya.

Menurut Alwani, atas perbuatan mereka, nantinya akan diberikan sanksi berupa tanda lapor diri surat pengantar dari RT sampai tingkat kelurahan, yang nantinya akan di sidang tipiring pekan depan. (usdo/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.