Satpol PP Kota Tangerang Razia Warung Jamu dan Tempat Reflexi

  • Whatsapp

>>Kalong Wewe Gakumda Razia Tak Kenal Lelah

Bacaan Lainnya

TANGERANG – Seperti tidak kenal lelah, meskipun sedang menjalankan ibadah puasa anggota Polisi Pamung Praja Kota Tangerang pada Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah atau bisa disebut Tim Kalong Wewe terus gencar melakukan pengawasan dan monitoring warung-warung jamu yang berpotensi menjual miras.

Kegiatan tersebut dalam rangka menciptakan kondisi kondusif pada malam Hari Raya Keagamaan Nasional (Waisak-red) dan Bulan Suci Ramadhan di sejumlah wilayah Kota Tangerang, Senin (28/5/2018).

Kepala Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang mengatakan kegiatan monitoring dan pengawasan dilaksanakan agar tidak melanggar Perda 6 Tahun 2011 tentang ketertiban umum, Perda 08 Tahun 2005 tentang pelacuran dan Perda 07 Tahun 2005 tentang pelarangan peredaran miras. Adapun dalam kegiatan pen-gawasan warung-warung jamu yang berpotensi menjual miras, dilakukan dise-jumlah warung-warung jamu yang berlokasi diwilayah Kecamatan Karawaci.

“Di warung jamu Margasari ditemukan dua botol miras dan enam botol oplosan yang dikemas dalam botol. Selanjutnya warung jamu di Jalan Proklamasi terdapat tiga botol miras yang sudah tidak utuh. Selebihnya warung jamu yang berada di Kenaiban, Bugel 2 tutup dan di Jalan Aria Santika dan Jalan Rajawali nihil,” ujar Kaonang.

Menurut Kaonang, pada kegiatan tersebut pihaknya di dampingi Kasi Penegakan sebagai koordinator Tim Kalong Wewe, PPNS dan Staf Gakumda yang dimulai pada pukul 22.00 Wib sampai dengan pukul 01.00 Wib dan seluruh barang bukti miras kami amankan dan pelanggar sudah kami dokumendan untuk di panggil dalam sidang tipiring ke depan di Pengadilan Negeri Tangerang.

“Kami akan terus lakukan pengawasan pada tempat-tempat yang berpotensi menjual miras (terutama warung jamu-red) dan warung klontongan,” ucapnya.

Sedangkan untuk pengawasan tempat-tempat reflexi sambung Kaonang, Tim Kalong Wewe Bidang Gakumda menyusuri tiga lokasi yakni Kecamatan Karawaci, Kecamatan Cibodas dan Kecamatan Periuk. Diantaranya adalah reflexi Selaras ruko Tangerang Center Plaza dan reflexi ruko Kawasan Mitra 10 Jalan Moch. Toha Kecamatan Karawaci, Reflexi Cemara Ruko Niaga Nomor C17 Kecamatan Cibodas dan reflexi Gemilang Grand Duta Kecamatan Periuk.

“Dalam pengawasan tempat-tempat reflexi, kami melakukan kegiatan dari pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB dan hasilnya seluruh tempat-tempat tersebut dalam keadaan tutup dan tidak menerima tamu. Tentu saja pengawasan ini akan terus kita lakukan khu-susnya selama bulan Suci Ramad-han agar tempat hiburan khusus-yang ada,” kata Kaonang.

Kaonang menambahkan, pihaknya berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu jalannya kegiatan pengawasan dan monitoring pada kesempatan kali ini. Tentu saja selain itu juga, pihaknya sangat membutuhkan peran serta masyarakat demi pembangunan Kota Tangerang yang aman, nyaman dan tentram khususnya selama di Bulan Suci Ramadhan.

“Kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang ter-kait sehingga kegiatan operasi ini bisa berjalan dengan lancar tanpa kendala suatu apapun. Semoga lewat kegiatan ini, Kota Tangerang semakin baik lagi dan terhindar hal-hal negatif,” pungkasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.