Satpol PP Lebak Razia Warteg

  • Whatsapp
Petugas satpol PP Lebak saat merazia warteg.
Petugas satpol PP Lebak saat merazia warteg.

LEBAK, (vivabanten.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Lebak, kembali menggelar razia warung nasi (red-warteg) yang buka di siang hari selama bulan suci Ramadan.

Sebelumnya seminggu yang lalu, Petugas Satpol PP Lebak telah melakukan operasi razia warteg dan menyisir sejumlah warung nasi di sepanjang ruas jalan protocol, di Jalan Ahmad Yani, Terminal Mandala, Jalan By Pass Soekarno – Hatta dan jalan Otista Rangkasbitung.

Dalam razia kali ini, Satpol PP menyisir warung nasi yang buka di kawasan pasar kota Rangkasbitung, jalan Sunan Tirtayasa dan dipemukiman warga Kampung Empang. Hasilnya, didapatkan sejumlah warung nasi kedapatan buka di siang hari dan pemilik tengah melayani pembeli, sehingga kedatangan petugas Satpol PP membuat para pembeli yang sedang makan berhamburan keluar.

Kepala Seksi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan Dinas Satpol PP Kabupaten Lebak, Surya Gunawan menegaskan, pihaknya akan terus menegakkan aturan, dengan melakukan operasi razia rumah makan atau warteg yang buka di siang hari, tentunya untuk menjaga kekhidmatan bulan suci Ramadhan.

“Sementara ini kita masih akan memberikan imbauan dahulu, namun jika ke depan masih tetap buka akan kita lakukan tindakan tegas,” kata Surya Gunawan, kepada wartawan di sela-sela operasi, Senin (28/5/2018).

Menurutnya, sesuai dengan surat himbauan Pjs Bupati Lebak, bahwa warung nasi dan warteg selama bulan puasa, baru diperbolehkan membuka dagangannya mulai pukul 16.00 WIB dengan tujuan agar bulan suci Ramadhan berlangsung hikmat.

“Pihaknya berharap masyarakat yang berjualan nasi atau warteg yang saat ini kedapatan buka, dapat mengikuti aturan yang berlaku. Jangan sampai saat kita operasi lagi kedapatan berjualan di siang hari dan akan kita tindak dengan menyita sarananya saja, tentunya untuk menimbulkan efek jera agar tidak membandel dikemudian hari,” pungkasnya.(dit/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.