Sebanyak 100 Rektor Se Banten Siap Terbang ke Bali Ikuti Aksi Kebangsaan

  • Whatsapp
Forum Rektor Se Banten saat jumpa pers menjelang pemberangkatan ke Nusa Bali. (Foto : jojo/vivabanten.com)

TANGERANG, (vivabanten.com) – Sebanyak 100 perguruan tinggi se Provinsi Banten yang tergabung dalam forum rektor, siap berangkat ke Bali untuk mengikuti aksi kebangsaan melawan radikalisme. Ke 100 perguruan tinggi ini akan berangkat ke Nusa Dua Bali pada tanggal 25-26 September 2017 dan akan bergabung dengan 4000 pimpinan perguruan tinggi se Indonesia.

Hamdan selaku SC Banten untuk aksi kebangsaan di Bali mengatakan, kegiatan bermula dari pimpinan PT di Indonesia yang melihat kondisi bangsa akhir-akhir ini. Serta munculnya ajaran atau faham yang menganjurkan kekerasan, tindakan persekusi, adu domba, penyebaran fitnah dan kebencian bernuansa Sara.

“Ideologi dan perjuangan ideologi yang demikian, Kami sebut gerakan radikalisme. Yang saat ini harus diakui, tujuanya sudah mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dan keutuhan NKRI. Oleh karena itu Kami pimpinan Perguruan Tinggi memutuskan ikut bertanggung jawab untuk mengambil sikap dan langkah konkret melawan gerakan Radikalisme,” ucapnya, saat konfrensi pers, Rabu, (20/9/17) .

Dikatakan, aksi kabangsaan pimpinan PT diawali dengan Focus Grup Discusion (FGD) 1 dan 2 di Bali, yang dihadiri kurang lebih 80 pimpinan perguruan tinggi Nasional. Pada pertemuan FGD itu, kemudian menyepakati untuk bertemu dengan Presiden RI. Dan merekomendasikan pelaksanaan acara besar aksi kebangsaan pimpinan Perguran Tinggi melawan Radikalisme.

Aksi kebangsaan akan dihadiri seluruh pimpinan perguruan tinggi se Indonesia, yakni sekitar 4000 PT. Pertemuan akan menjadi pimpinan PT terbesar di Indonesia dimana sekitar 432 profesor, 1127 Doktor dan 2500 Magister akan hadir dan terlibat acara.

Dalam rangkaian acara akan diadakan pula seminar yang akan menghadirkan tokoh-tokoh nasional antara lain, Buya S Maarif, Menristek Dikti, Menteri Agama, Kapolri, Yudi Latif dan lainnya. Seminar akan membahas tentang peran PT sebagai benteng perlawanan terhadap Radikalisme serta ancaman bagi Pancasila dan NKRI.

“Aksi kebngsaan akan berlangsung selama dua hari, yakni 25 dan 26 September 2017, yang akan dibuka Menristekdikti. Acara puncak akan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo,” tandasnya.

Ditambahkan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Banten, Abas Sunarya yang menyatakan, tujuan utama aksi kebangsaan PT yakni mencari solusi dan merumuskan langkah-langkah yang harus ditempuh, menghadapi berkembangnya faham radikalisme yang berpotensi memecah belah bangsa dan keutuhan NKRI. Mengingat pentingnya agenda tersebut, pimpinan PT di Banten akan menghadiri agenda aksi kebangsaan PT melawan radikalisme yang berlangsung di Bali.

“Kami juga mengajak seluruh pimpinan PT di Banten, untuk ikut hadir dalam agenda tersebut. Dan Kami telah berikrar akan mencegah faham radikal yang berpotensi memecah belah bangsa untuk bisa masuk dan berkembang di kampus di Banten,” pungkasnya. (jojo)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.